Malaka —NTT
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS) meninjau pelaksanaan pembangunan ruas Jalan Simpang Balibo–Umasukaer di Kabupaten Malaka, Kamis (4/12/2025). Pekerjaan jalan sepanjang 5 kilometer dengan nilai kontrak Rp20,4 miliar itu dikerjakan oleh PT Bahagia Timor Mandiri melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Murni Tahun Anggaran 2025. Dalam kunjungan tersebut, Bupati SBS didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Malaka, Lorens Haba, beserta staf.
Bupati SBS mengatakan bahwa pemantauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan lancar dan tanpa hambatan. Pemkab Malaka, kata dia, berkomitmen memberikan dukungan penuh apabila terjadi kendala teknis di lapangan.
“Kita memantau pelaksanaannya supaya tidak ada kendala di lapangan. Ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan Pemkab Malaka karena proyek ini untuk kepentingan rakyat Indonesia di Kabupaten Malaka,” ujar Bupati SBS.
Ia juga meminta Balai Jalan Nasional NTT selaku perpanjangan tangan Kementerian PUPR agar melanjutkan pembangunan hingga ke ruas Balibo–As Manulea–Kecamatan Sasitamean, mengingat jalur tersebut sangat dibutuhkan dan telah lama dirindukan masyarakat.
Kontraktor Resmi dan Lingkup Pekerjaan
PT Bahagia Timor Mandiri resmi ditunjuk sebagai kontraktor setelah penandatanganan kontrak kerja antara BPJN NTT melalui Satuan Kerja PJN Wilayah 2 Provinsi NTT pada 8 Oktober 2025 di kantor BPJN NTT. Proyek ini merupakan bagian dari Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah/IJD 2025 untuk meningkatkan kualitas jaringan jalan nasional di daerah.
PPK 2.2 Provinsi NTT, Rianto, ST., MT., menjelaskan bahwa pekerjaan mencakup pelebaran jalan dari lebar rata-rata 4,5 meter menjadi 5,5 meter, termasuk penambahan bahu jalan di kedua sisi. Pelebaran dilakukan menyesuaikan kondisi lapangan dan mempertimbangkan aspek lingkungan, mengingat ruas tersebut melintasi kawasan Hutan Kateri dan Desa Kateri.
“Kondisi jalan saat ini sudah beraspal, namun 70 persen mengalami kerusakan berat dan 30 persen rusak sedang hingga ringan,” jelas Rianto.
Manfaat bagi Ekonomi dan Mobilitas Warga
Peningkatan ruas Simpang Balibo–Umasukaer diharapkan memperlancar arus transportasi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas hasil pertanian yang menjadi sektor unggulan Kabupaten Malaka. Dengan jalan yang lebih baik, konektivitas antarwilayah serta akses menuju pusat kegiatan ekonomi dan sosial diharapkan semakin efisien.
“PT Bahagia Timor Mandiri kami harapkan menjalankan pekerjaan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai mutu. Kami juga mengajak semua pihak mendukung agar proyek ini selesai lancar dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat Kabupaten Malaka,” tambah Rianto.
Proyek ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat melalui BPJN NTT dalam memperkuat infrastruktur jalan sebagai tulang punggung pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Editor: Boni Atolan

















