banner 728x250

Bupati Malaka Dorong Optimalisasi PAD untuk Kurangi Ketergantungan Dana Pusat

banner 120x600
banner 468x60

Malaka, 13 Januari 2026 –

Bupati Malaka Stefanus Bria Seran menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malaka untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui langkah strategis optimalisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya ini dilakukan sebagai respons atas tekanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akibat kebijakan nasional efisiensi dana transfer pusat.

banner 325x300

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin rapat pemantapan sistem optimalisasi PAD Kabupaten Malaka yang digelar selama dua hari, Selasa–Rabu (13–14 Januari 2026).

Rapat ini menghadirkan Dr. James Adam David sebagai narasumber sekaligus konsultan optimalisasi PAD yang menjalin kerja sama dengan Pemkab Malaka.

Dalam arahannya, Bupati Stefanus Bria Seran menyampaikan apresiasi atas kerja sama strategis tersebut sebagai terobosan penting untuk meningkatkan kapasitas fiskal dan kemandirian daerah. Ia menekankan bahwa ketergantungan Kabupaten Malaka terhadap dana transfer pusat saat ini masih sangat tinggi, yakni mencapai 91 persen, sementara kontribusi PAD baru berada di angka 8 persen, dan sisanya 1 persen berasal dari lain-lain pendapatan daerah yang sah.

“Optimalisasi PAD harus menjadi kerja bersama seluruh perangkat daerah. Ini bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan mendesak agar Malaka mampu berdiri lebih mandiri secara fiskal dan tidak terus bergantung pada dana pusat,” tegas Bupati.

Rapat pemantapan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malaka, para asisten, Inspektur Daerah, Plt Kepala Bapperida, pimpinan perangkat daerah pengelola PAD, para kepala puskesmas, serta Tim Pendamping Pembangunan Kabupaten Malaka. Pemerintah daerah berharap melalui penguatan sistem dan pendampingan konsultan, potensi PAD Malaka dapat digali dan dikelola secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!