Kefamenanu –
Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-12, Ikatan Mahasiswa Flores (IMF) Kefamenanu menggelar kegiatan penghijauan dan bakti sosial pada Sabtu Juni. 2026. Kegiatan penghijauan dilaksanakan di Jalan Rai Fernandes, sedangkan bakti sosial dilakukan di kawasan Perumahan BTN Kilometer 9, Kefamenanu.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga, merawat, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan. Melalui aksi nyata ini, IMF menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Ketua IMF, Restiana Seku, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa Flores terhadap lingkungan di Kefamenanu. Menurutnya, meskipun berasal dari Pulau Flores, para mahasiswa yang tergabung dalam IMF memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga lingkungan di daerah tempat mereka menempuh pendidikan.
“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan Kefamenanu. Sekalipun kami adalah mahasiswa yang berasal dari Flores, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga dan merawat lingkungan yang telah menjadi tempat kami belajar dan berkembang,” ujar Restiana.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Ikatan Mahasiswa Flores (IMF) Kefamenanu. Dengan penuh semangat dan antusiasme, para anggota terlibat dalam penanaman pohon serta kegiatan pembersihan lingkungan di lokasi yang telah ditentukan.
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Timor Tengah Utara. Dukungan tersebut berupa penyediaan bibit tanaman dan mobil pengangkut sampah yang sangat membantu kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Atas dukungan tersebut, Ketua IMF menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, khususnya Dinas Lingkungan Hidup. Ia juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan memperbaiki lingkungan yang selama ini telah memberikan sumber kehidupan bagi manusia, sehingga dapat diwariskan dalam kondisi yang baik kepada generasi mendatang.
Editor: Jery Manek

















