banner 728x250

BP3KR Fokus Susun Buku Sejarah Perjuangan Kepulauan Riau

Peringatan Hari Marwah Ke-24: Fokus Literasi Tanpa Proposal Bantuan

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Menjelang peringatan Hari Marwah ke-24, Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) mengambil langkah berbeda. Tahun ini, organisasi yang membidangi lahirnya Provinsi Kepri tersebut memilih untuk fokus sepenuhnya pada kerja-kerja literasi sejarah.

Ketua Generasi Muda (GM) BP3KR, Basyaruddin Idris, yang akrab disapa Oom, menegaskan bahwa pada tahun 2026 ini, BP3KR tidak akan menggelar kegiatan seremoni besar. Seluruh energi organisasi akan dicurahkan untuk penyusunan buku sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Kepri.

banner 325x300

“Hari Marwah 2026, BP3KR fokus pada pembuatan buku sejarah perjuangan Provinsi Kepri. Tidak ada kegiatan lain,” ujar Basyaruddin, pada Rabu 29 April 2026.

Langkah ini diambil sebagai persiapan menyambut perayaan perak atau 25 tahun Hari Marwah yang jatuh pada tahun 2027 mendatang. Rencananya, buku tersebut akan diluncurkan secara resmi sebagai kado istimewa bagi masyarakat Kepri pada momen tersebut.

Menariknya, Basyaruddin menekankan bahwa seluruh pembiayaan proyek sejarah ini ditanggung sepenuhnya secara mandiri.

“Semua biaya sudah disiapkan oleh Yayasan BP3KR. Kami tidak mengajukan proposal bantuan, baik ke Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, maupun pihak sponsor mana pun,” tegasnya.

Informasi ini sekaligus menjadi pemberitahuan bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengenai agenda tunggal BP3KR tahun ini. Melalui dokumentasi sejarah yang rapi, diharapkan generasi muda Kepri tidak kehilangan akar perjuangan para tokoh pendiri provinsi ini.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!