TTU – Komitmen Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Fraksi Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Agustinus Nahak, dalam membangun olahraga prestasi di wilayah perbatasan kembali ditunjukkan melalui dukungannya terhadap Turnamen Futsal U-15 Taekas Cup di Desa Taekas, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Turnamen yang diikuti 28 klub futsal U-15 se-Kabupaten TTU ini mendapat dukungan langsung dari Agustinus Nahak dalam bentuk penyediaan hadiah dan piala. Kompetisi tersebut ditutup dengan partai final pada 19 Desember 2025 dan menjadi salah satu wadah pembinaan atlet usia dini di daerah perbatasan NTT–Timor Leste.
Agustinus Nahak yang merupakan Anggota DPRD NTT dari Daerah Pemilihan VII (TTU, Belu, dan Malaka) menegaskan bahwa pembinaan olahraga harus dimulai sejak usia muda dan dilakukan secara berkelanjutan melalui kompetisi rutin.
“Saya berharap Turnamen Futsal Taekas Cup Usia 15 ini bisa melahirkan pemain-pemain futsal handal yang ke depan dipersiapkan untuk PON 2028 di NTT,” ujar Agustinus Nahak.
Menurutnya, prestasi olahraga tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang ditopang oleh latihan berkesinambungan dan kompetisi yang sehat.
“Hanya lewat kompetisi rutin kita bisa menemukan pemain terbaik. Anak-anak jangan cepat puas setelah juara, tetapi harus terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa perhatiannya terhadap futsal di wilayah perbatasan telah dilakukan sejak sebelumnya, termasuk dengan mensponsori klub futsal Castillo asal TTU untuk mengikuti kejuaraan di Kota Kupang yang digelar di GOR Flobamora.
Ketua Panitia Taekas Cup, Erik Ukat, mengatakan turnamen ini merupakan bagian dari program Pemerintah Desa Taekas dalam membina generasi muda agar terhindar dari aktivitas negatif dan memiliki ruang berprestasi.
“Ini adalah program pembinaan generasi muda Desa Taekas melalui olahraga futsal,” kata Erik.
Dalam hasil akhir turnamen, Phoenix FC keluar sebagai Juara I, diikuti Ninanoe FC sebagai Juara II, Bitefa Junior di posisi Juara III, dan Metasa FC sebagai Juara IV. Sementara Top Score diraih oleh Jose Baker, dan gelar Pemain Terbaik disabet Denis Anunu.
Apresiasi atas dukungan Agustinus Nahak juga datang dari peserta turnamen. Manajer Bitefa Junior, Wilson Naihati, menilai perhatian terhadap sepak bola usia dini di desa-desa masih jarang dilakukan oleh politisi.
“Terima kasih kepada Bapak Agustinus Nahak yang memberi perhatian serius pada sepak bola usia dini di kampung-kampung,” ujarnya.
Dukungan tersebut dinilai menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak perbatasan untuk terus mengembangkan bakat dan prestasi olahraga, sekaligus membuka peluang lahirnya atlet futsal unggulan dari wilayah TTU dan sekitarnya.
Editor : Boni Atolan

















