BINTAN, Radar Perbatasan.com – Polisi bukan hanya penegak hukum, tapi juga cermin bagi masyarakat. Itulah prinsip yang ditekankan dalam Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Opsgaktibplin) yang digelar Bid Propam Polda Kepri bersama Propam Polres Bintan di Lapangan Bhayangkara, pada Rabu 6 Mei 2026.
Operasi ini bukan sekadar seremoni. Tim Propam memeriksa secara detail setiap personel. Mulai dari dompet, untuk mengecek KTP, KTA, dan SIM, hingga kelengkapan surat senjata api serta kendaraan bermotor.
Tak ada celah untuk penampilan yang semrawut. Sikap tampang anggota disisir habis; potongan rambut harus rapi, penggunaan seragam (gampol) wajib sesuai aturan, bahkan kebersihan sepatu pun dipelototi.
Komitmen Anti-Narkoba
Agenda yang paling mendebarkan adalah tes urine mendadak. Kasi Propam Polres Bintan, AKP TP Sipahutar, menegaskan bahwa pengecekan ini adalah benteng pertahanan untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di internal kepolisian.
“Seluruh personel Polres Bintan menjalani tes urine di tempat. Hasilnya? Seluruhnya negatif,” ujar AKP Sipahutar dengan tegas.
Menjadi Teladan
Opsgaktibplin ini merupakan implementasi amanat undang-undang terkait fungsi pengawasan dan pengamanan internal Polri. Tujuannya satu: memastikan institusi ini dihuni oleh personel yang berintegritas.
“Logikanya sederhana: kita tertibkan diri sendiri dulu, baru kemudian bicara menertibkan masyarakat. Polres Bintan harus menjadi teladan nyata di tengah publik,” pungkasnya.
Editor: Budi Adriansyah

















