TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Guratan senja di langit Kota Tanjungpinang terasa berbeda pada Kamis sore, 26 Februari 2026. Menjelang detik-detik kumandang azan Magrib, suasana di depan Mapolsek Tanjungpinang Kota tampak hangat dan penuh kekeluargaan.
Bukan karena pengamanan biasa, melainkan hadirnya rombongan ibu-ibu berseragam merah muda yang turun langsung ke jalan. Ketua Bhayangkari Cabang Kota Tanjungpinang, Ny. Fita Indra Ranudikarta, bersama jajaran pengurus dan Yayasan Kemala Bhayangkari, menggelar aksi sosial bertajuk “Bhayangkari Peduli” di tengah suasana Ramadhan 1447 H.
Menyapa Pengguna Jalan
Satu per satu pengendara motor dan mobil yang melintas tak luput dari sapaan ramah para istri polisi ini. Sebanyak 100 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang sedang dalam perjalanan pulang, memudahkan mereka untuk segera membatalkan puasa saat waktunya tiba.
“Kegiatan ini adalah wujud kehadiran kami di tengah masyarakat. Kami bekerjasama dengan Ranting Tanjungpinang Kota untuk membagikan takjil sebagai bentuk kepedulian,” ujar Ny. Fita Indra Ranudikarta di sela-sela kegiatan.
Lebih dari Sekadar Takjil
Tak hanya santapan berbuka bagi pengguna jalan, aksi sosial ini juga menyentuh sisi kemanusiaan yang lebih dalam. Bhayangkari Tanjungpinang turut menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang membutuhkan di sekitar wilayah tersebut.
Bagi Ny. Fita, program Bhayangkari Peduli dan Yayasan Kemala Bhayangkari Peduli ini bertujuan agar masyarakat bisa merasakan kebahagiaan Ramadhan tanpa terkecuali.
“Harapan kami sederhana, semoga seluruh warga masyarakat Kota Tanjungpinang dapat menjalankan ibadah puasanya dengan baik, lancar, dan merasa didukung oleh lingkungan sekitar,” tambahnya dengan senyum optimis.
Antusiasme Masyarakat
Respon masyarakat pun sangat positif. Antrean kendaraan yang tertib menunjukkan antusiasme warga menerima buah tangan dari para pengurus Bhayangkari tersebut. Salah satu pengendara mengaku sangat terbantu karena belum sempat menyiapkan hidangan berbuka di rumah.
Kegiatan yang berlangsung aman dan lancar ini ditutup dengan harapan agar semangat berbagi seperti ini terus konsisten dilakukan. Di tangan Ny. Fita dan pengurus lainnya, Bhayangkari bukan sekadar organisasi istri anggota Polri, melainkan jembatan kasih yang menghubungkan institusi dengan hati masyarakat Tanjungpinang.
Editor: Budi Adriansyah

















