banner 728x250

Babinsa Bintan Timur Sigap Evakuasi Pemancing Tenggelam di Pantai Trikora

Korban Terseret Gelombang Tinggi Saat Menyelam Lepaskan Pancing, Nyawa Tak Tertolong

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Seorang pemancing di Bintan harus meregang nyawa setelah terseret gelombang tinggi saat menyelam untuk melepaskan pancing yang tersangkut di karang. Aksi cepat Babinsa Koramil 02/Bintan Timur bersama warga sempat menyelamatkan korban, namun nyawanya tak tertolong.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Pantai Lobo, Trikora Km 42, RT 001/RW 001, Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, pada Minggu, 18 Januari 2026 sore, sekitar pukul 15.30 WIB.

banner 325x300

Korban diketahui bernama Tomi Sariadi (36), warga Toapaya, Kabupaten Bintan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pergi memancing seorang diri menggunakan perahu sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat berada sekitar 100 meter dari bibir pantai, pancing korban tersangkut di karang. Korban kemudian menyelam ke laut dengan maksud melepaskan pancing tersebut. Namun nahas, gelombang laut yang tinggi tiba-tiba datang dan menyeret korban hingga kesulitan kembali ke permukaan.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu mendapati korban melambaikan tangan meminta pertolongan. Laporan tersebut segera diteruskan kepada Babinsa setempat.

Mendapat informasi tersebut, Babinsa Koramil 02/Bintan Timur Kodim 0315/Tanjungpinang, Koptu Ventri Putra, bersama warga langsung bergerak cepat menuju lokasi menggunakan perahu milik warga untuk melakukan upaya penyelamatan.

“Warga sekitar yang melihat korban melambaikan tangan meminta pertolongan segera melaporkan kejadian tersebut, dan kami secepatnya bersama warga setempat menuju lokasi untuk menyelamatkan korban,” ujar Koptu Ventri Putra.

Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi kritis dan segera dievakuasi ke Puskesmas Kawal guna mendapatkan penanganan medis darurat. Namun, setelah mendapatkan perawatan dari tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.30 WIB.

“Iya, barusan korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter Puskesmas Kawal,” tutup Koptu Ventri.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang sedang tidak bersahabat.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!