banner 728x250

Anak Kampung Asal Malaka: Dari Tanah Leluhur hingga Panggung Sepak Bola Nasional

banner 120x600
banner 468x60

Malaka-

Di bawah langit cerah Betun, Sabtu (18/10/3025), Lapangan Umum Betun di Kabupaten Malaka menjadi saksi kebersamaan yang hangat antara Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), dan tim sepak bola Perss SoE. Momentum ini bukan sekadar ajang latih tanding biasa, melainkan simbol kuatnya ikatan sejarah dan budaya antara Malaka dan Timor Tengah Selatan (TTS).

banner 325x300

Bupati SBS dengan penuh rasa bangga mengungkapkan, “Secara adat, orang TTS adalah anak-anak Malaka. Nenek moyang mereka dahulu ditugaskan menjaga tanah Timor bagian TTS. Jadi kedatangan mereka ke Malaka adalah seperti pulang ke rumah sendiri.” Pernyataan ini menjadi pengantar yang menyentuh, mengingatkan kita bahwa sepak bola di daerah ini lebih dari sekadar olahraga; ia adalah perekat budaya dan identitas.

Mengusung semangat fair play sesuai statuta PSSI dan FIFA, Bupati mengajak seluruh pihak untuk menjaga sportifitas dalam setiap pertandingan. “Sepak bola itu penuh emosi—kemenangan membawa kebahagiaan, kekalahan membawa duka. Kami pernah merasakan itu bersama PS Malaka di ajang Soeratin Cup dan Piala Presiden,” ujarnya mengenang perjalanan tim kebanggaan Malaka.

Prestasi PS Malaka memang tak bisa dianggap remeh. Dari babak penyisihan grup yang penuh tekanan hingga babak knock out yang dramatis, anak-anak Malaka menunjukkan ketangguhan dan kerja keras. Mereka berhasil melaju ke final Piala Presiden dan membawa pulang gelar juara II nasional, pencapaian membanggakan bagi PS Malaka yang berasal dari kampung.

Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan banyak pihak: orang tua yang setia mendampingi latihan dan pertandingan, guru-guru olahraga yang membimbing, hingga pelatih yang membina dengan sabar dan disiplin. Bupati SBS mengingatkan bahwa kesuksesan adalah buah dari proses panjang yang penuh perjuangan.

Di tengah sorak-sorai suporter dan gemuruh semangat anak muda, Malaka menunjukkan bahwa dari kampung kecil bisa lahir prestasi besar di panggung nasional. Ini bukan sekadar cerita sepak bola, melainkan kisah inspirasi tentang bagaimana akar budaya, dukungan komunitas, dan semangat juang membentuk kemenangan.

“Anak-anak Malaka adalah kebanggaan kita semua. Mari kita terus dorong mereka, agar Malaka semakin dikenal di kancah olahraga regional dan nasional” tutup Bupati SBS penuh harap.

Editor ,: Boni Atolan

 

banner 325x300
error: Content is protected !!