banner 728x250

Agustinus Nahak Pimpin Kunjungan Komisi V DPRD NTT ke RSUD Gabriel Manek Atambua

banner 120x600
banner 468x60

Atambua, 26 September 2025 —

Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kunjungan kerja ke RSUD Gabriel Manek SVD Atambua dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan di bidang kesehatan, khususnya di wilayah perbatasan. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Agustinus Nahak, S.Si, yang juga merupakan Ketua Gabungan Perusahaan Farmasi NTT.

banner 325x300

RSUD Gabriel Manek, yang merupakan rumah sakit rujukan regional untuk wilayah Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), hingga Kepulauan Alor, dinilai memiliki peran strategis dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di perbatasan.

Dalam kunjungan tersebut, Agustinus Nahak didampingi oleh anggota Komisi V lainnya, yakni Agustinus Bria Seran dan Winston Rondo. Rombongan diterima langsung oleh Direktur RSUD Gabriel Manek, dr. Andri Leo, bersama jajaran manajemen rumah sakit.

Sarana, SDM, dan Lingkungan Jadi Fokus Evaluasi

Beberapa catatan penting dari kunjungan tersebut antara lain:

  1. Permasalahan Sarana dan Prasarana
    • Pembangunan Gedung Farmasi
    • Rehabilitasi Ruang VIP lantai 1 dan 2
    • Perbaikan plafon rumah sakit
    • Perbaikan lift yang sudah lama tidak berfungsi

Selain itu, Komisi V menemukan bahwa pengelolaan limbah medis B3 di RSUD masih belum maksimal akibat keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas pendukung. Agustinus Nahak meminta manajemen untuk segera membenahi aspek ini, mengingat dampaknya yang sangat serius terhadap lingkungan.

“Pengelolaan limbah B3 adalah tanggung jawab besar. Jika tidak ditangani dengan baik, bisa mencemari lingkungan dan membahayakan masyarakat sekitar,” tegasnya.

  1. Kekurangan SDM Spesialis RSUD Gabriel Manek masih mengalami kekurangan dokter spesialis, khususnya dokter spesialis mata dan dokter rehabilitasi medik. Komisi V DPRD NTT mendorong agar hal ini segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Apresiasi atas Penerapan Rekam Medik Elektronik (RME)

Komisi V juga menyampaikan apresiasi terhadap penerapan Rekam Medik Elektronik (RME) yang telah dilakukan RSUD Gabriel Manek sejak akhir 2023 dan telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.

“Ini terobosan luar biasa. Tidak banyak rumah sakit di NTT yang sudah menerapkan RME. Ini menunjukkan komitmen RSUD Gabriel Manek dalam meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi persyaratan kerja sama dengan BPJS,” ujar Agustinus Nahak.

Komitmen Komisi V Dukung Peningkatan Layanan

Agustinus Nahak menegaskan bahwa Komisi V DPRD NTT akan terus mendorong peningkatan layanan RSUD Gabriel Manek, baik dari sisi penganggaran maupun advokasi lintas sektor.

“Sebagai rumah sakit rujukan di wilayah perbatasan, RSUD Gabriel Manek harus mendapat perhatian lebih. Kami siap mengawal anggaran serta mendorong kebijakan untuk pemenuhan sarana dan SDM,” ujarnya.

Komisi juga mencatat adanya keluhan masyarakat terhadap layanan BPJS. Untuk itu, Komisi V menyarankan agar petugas BPJS ditempatkan langsung di rumah sakit agar keluhan pasien dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Pertahankan Akreditasi Paripurna

RSUD Gabriel Manek saat ini telah terakreditasi Paripurna, predikat tertinggi dalam akreditasi rumah sakit. Komisi V berharap manajemen rumah sakit, para dokter, serta tenaga medis tetap menjaga mutu layanan agar akreditasi ini dapat terus dipertahankan.

Kunjungan Komisi V ditutup dengan peninjauan langsung ke sejumlah layanan, termasuk poli klinik, gudang farmasi, dan ruang perawatan pasien.

 

Editor : Boni Atolan


 

banner 325x300
error: Content is protected !!