Ende, 11 November 2025 –
Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Nahak, yang juga anggota Fraksi Partai Golkar NTT, melakukan kunjungan ke penginapan tim sepak bola Belu dan Malaka yang tengah berlaga pada El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 di Ende, Rabu (11/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Agustinus memberikan semangat kepada seluruh pemain dan ofisial agar menampilkan permainan terbaik selama turnamen berlangsung. Ia juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas, disiplin, dan mental juang di setiap laga.
“Saya berpesan kepada seluruh pemain Malaka dan Belu agar bermain dengan baik dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Saat ini, sepak bola NTT sedang bergerak menuju industri olahraga yang lebih profesional,” ujar Agustinus Nahak di hadapan para pemain.

Politikus Partai Golkar asal Kabupaten Belu itu menegaskan, sepak bola kini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana pembinaan karakter dan peluang karier bagi generasi muda NTT. Ia mencontohkan sejumlah talenta asal NTT yang kini tampil di level nasional, seperti Yabes Roni, Frengky Missa, Marselino Ferdinan, dan Viktor Dethan, serta beberapa pemain lain yang telah berkiprah di Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.
“Banyak anak muda NTT yang kini bisa menembus tim nasional maupun klub profesional. Ini bukti bahwa dengan latihan serius dan mental juara, pemain dari daerah juga bisa berprestasi di panggung nasional,” tambahnya.
Selain memberikan motivasi, Agustinus juga mengapresiasi kerja keras pelatih dan panitia penyelenggara ETMC 2025 yang telah menciptakan ruang kompetisi sehat bagi klub-klub sepak bola se-NTT. Menurutnya, turnamen ini tidak hanya melahirkan atlet berbakat, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kebanggaan daerah.
“ETMC adalah momentum penting bagi sepak bola NTT. Saya berharap seluruh tim, termasuk Belu dan Malaka, menjadikan ajang ini sebagai wadah pembelajaran dan pembuktian diri,” tutupnya.
Turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 di Ende menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di NTT yang mempertemukan puluhan tim dari berbagai kabupaten dan kota. Ajang ini juga menjadi barometer pembinaan sepak bola daerah menuju level profesional.
Editor : Boni Atolan

















