Malaka — Bagi Agustinus Bria Seran, anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Fraksi Partai Gerindra, ruang kerjanya bukan sekadar gedung dewan. Pada Jumat (18/7/2025), ia memilih “berkantor” langsung di tengah masyarakat, tepatnya di PAUD Maranatha Lakulo, Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Agus datang untuk menyapa para pendidik dan orang tua, menyimak langsung denyut perjuangan pendidikan anak usia dini (PAUD) di pelosok desa, dan tentu saja, menyerap aspirasi.
“PAUD adalah fondasi awal pembentukan karakter anak. Di sinilah masa emas mereka dimulai. Jika fondasinya kuat, mereka akan siap menapaki jenjang pendidikan berikutnya,” ujar Agus Bria Seran saat berdialog dengan pengelola dan masyarakat sekitar.
Dalam kunjungan itu, Agus tak datang dengan tangan kosong. Ia membawa serta bantuan berupa kostum untuk anak-anak PAUD, sebagai bentuk dukungan moral dan motivasi agar semangat belajar terus tumbuh di dada-dada kecil mereka.
Kedatangan wakil rakyat ini disambut hangat oleh pengelola PAUD, Maria Yovita Nae, yang menyebut kunjungan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan di desa.
“Kami para pengelola dan orang tua merasa bangga. Kunjungan Bapak Agus menunjukkan bahwa pendidikan di desa kecil seperti Lakulo juga mendapat perhatian. Ini jadi motivasi besar bagi kami untuk terus membimbing anak-anak,” ungkap Maria.
Suasana penuh kehangatan terasa saat Agus Bria Seran berbincang santai dengan para guru, mendengarkan cerita keseharian mereka membina generasi masa depan. Ia pun menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di level kebijakan.
Bagi warga Desa Lakulo, kehadiran Agus tak hanya membawa bantuan, tapi juga harapan—bahwa anak-anak mereka berhak tumbuh cerdas, tangguh, dan berkarakter, sejajar dengan anak-anak di kota.
Kehadiran Agustinus Bria Seran bukan sekedar kunjungan biasa tetapi untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.
Editor : boni atolan

















