Malaka — Chief Persija Academy Development, Coach Ricky Nelson, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Malaka yang dinilainya sebagai satu-satunya pemerintah daerah di Indonesia yang secara serius dan konsisten mengurus perkembangan sepak bola usia dini.
Pernyataan tersebut disampaikan Ricky Nelson saat kegiatan pelatihan bagi para pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Malaka, yang digelar Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Malaka bekerja sama dengan Persija Academy Development, dan diimplementasikan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malaka. Kegiatan ini berlangsung di Betun, Ibu Kota Kabupaten Malaka, pada 9–11 November 2025.
“Pemda Malaka satu-satunya di Indonesia yang mau mengurus perkembangan sepak bola usia dini. Semoga langkah ini menjadi barometer dan contoh bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia,” ujar Ricky Nelson, Selasa (11/11/2025).
Ia menegaskan bahwa pengelolaan sepak bola, khususnya pembinaan usia dini, tidak bisa dilakukan sendiri oleh klub atau pelatih, tetapi harus melibatkan seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah.
“Mengurus sepak bola harus semua pihak terlibat. Langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Malaka adalah langkah cerdas untuk menyiapkan pesepak bola masa depan menuju Indonesia Emas,” jelasnya.
Ricky Nelson menyampaikan bahwa Persija Academy sangat mengapresiasi komitmen Pemkab Malaka dan membuka diri untuk terus berkolaborasi dalam mengembangkan pembinaan sepak bola di daerah tersebut.
“Persija sangat terbuka untuk bersama Pemkab Malaka menyiapkan anak-anak Malaka menjadi pemain profesional yang bisa berkiprah di Liga 1 dan Liga 2, bahkan menembus Timnas Indonesia,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyebut Persija Academy akan terus memantau perkembangan SSB PS Malaka serta melakukan evaluasi berkala terhadap hasil pembinaan. Selain itu, pemain-pemain muda berpotensi dari Malaka akan mendapatkan kesempatan untuk direkrut dan dikembangkan di akademi Persija Jakarta.
“Kami juga akan memantau pemain-pemain potensial dari Malaka untuk direkrut ke Persija Jakarta. Kami melihat potensi besar dari anak-anak di sini,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Ricky Nelson menyampaikan apresiasi kepada Bupati Malaka Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (SBS–HMS) atas perhatian dan dukungannya terhadap pembinaan sepak bola usia dini.
“Kami berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Malaka yang sangat peduli terhadap perkembangan sepak bola usia dini. Ini hal luar biasa yang jarang dilakukan oleh pemerintah daerah lainnya,” tutupnya.
Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program unggulan Pemkab Malaka di bidang olahraga prestasi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Malaka Tahun 2025–2030. Melalui kerja sama strategis antara Askab PSSI Malaka dan Persija Academy, diharapkan muncul generasi pesepak bola muda Malaka yang mampu berkiprah di tingkat regional dan nasional.
Editor : Boni Atolan

















