banner 728x250

Gubernur NTT Melki Laka Lena Dorong Penguatan Kerja Sama Regional Bali–NTB–NTT

banner 120x600
banner 468x60

Denpasar, 3 November 2025 —

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antardaerah di kawasan timur Indonesia melalui Kerja Sama Regional Bali–NTB–NTT.

banner 325x300

Pernyataan tersebut disampaikan Melki saat menghadiri pertemuan perdana kerja sama regional yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Senin (3/11/2025). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dan Gubernur NTT Melki Laka Lena.

“Kerja sama ini bukan hanya soal program, tetapi tentang membangun kekuatan bersama. Bali, NTB, dan NTT memiliki kedekatan geografis, budaya, serta sejarah panjang yang menjadi fondasi kuat bagi kolaborasi ini,” ujar Melki Laka Lena.

Menurutnya, kerja sama regional ini akan berfokus pada dua bentuk utama: integrasi dan kolaborasi, dengan sepuluh bidang prioritas, yakni pariwisata, sosial, penanggulangan bencana, pertanian, kelautan dan perikanan, industri, perdagangan, investasi, pendidikan, dan teknologi informasi.

Melki menjelaskan, rangkaian pertemuan akan berlanjut di Provinsi NTB pada 25 November 2025 untuk merumuskan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Penandatanganan PKS dijadwalkan berlangsung di Provinsi NTT pada 22 Desember 2025.

Ia menambahkan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi motor utama sinergi tiga provinsi tersebut. “Kontribusi Bali, NTB, dan NTT terhadap ekonomi nasional mencapai sekitar 2,8 persen, dan ini akan terus kita dorong agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Melki menekankan pentingnya pelibatan diaspora daerah di dalam dan luar negeri untuk memperkuat jejaring dan mempercepat realisasi kerja sama. “Kami ingin semangat kolaborasi ini benar-benar membawa perubahan nyata bagi daerah dan bangsa,” ujarnya.

Pertemuan di Bali ini menjadi langkah awal menuju kerja sama strategis lintas provinsi yang diharapkan dapat menjadi model penguatan pembangunan kawasan timur Indonesia.

 

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!