Malaka – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malaka sepanjang tahun 2025 melaksanakan berbagai program strategis dalam bidang peternakan dan kesehatan hewan guna meningkatkan produktivitas ternak serta menekan risiko penularan penyakit hewan menular.

Plh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malaka, Metilde Seran, menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan utama telah berjalan dan menunjukkan hasil positif. Di antaranya adalah Kontes Ternak Sapi Tingkat Kabupaten Malaka yang digelar dalam rangka HUT RI ke-78, dengan peserta sebanyak 18 peternak dari enam kecamatan. Kontes ini melombakan dua kategori, yaitu Sapi Bali Murni dan Sapi Persilangan (Cross). Tahun depan, kontes akan diperluas melibatkan peserta dari 127 desa se-Kabupaten Malaka.
Selain pembinaan dan promosi ternak, Dinas juga melaksanakan program vaksinasi rabies terhadap anjing, kucing, dan monyet menggunakan metode oral dan injeksi. Sepanjang tahun 2025, total vaksinasi rabies mencapai 12.201 dosis dan mencakup seluruh wilayah Kabupaten Malaka.
Untuk menjaga kesehatan ternak besar, dilakukan pula vaksinasi penyakit Septicaemia Epizootica (SE) atau penyakit ngorok terhadap 25.000 ekor sapi dan babi yang tersebar di 12 kecamatan. Distribusi vaksin disesuaikan dengan proporsi populasi ternak di masing-masing kecamatan.
Selain itu, vaksinasi Hog Cholera pada ternak babi juga tengah digencarkan dengan total 13.000 dosis, mencakup sekitar 16,88 persen populasi babi di Kabupaten Malaka. Meski capaian ini masih di bawah target 70 persen untuk herd immunity, vaksinasi diharapkan menekan risiko penyebaran penyakit.
Metilde Seran menambahkan, dukungan bagi kelompok peternak juga datang dari berbagai pihak. Salah satunya adalah bantuan ayam petelur sebanyak 600 ekor kepada satu kelompok ternak di Desa Umakatahan, lengkap dengan pakan, obat, kandang, dan peralatan pendukung. Bantuan ini merupakan aspirasi dari Anggota DPR RI Fraksi PAN, Ahmad Yohan.
“Seluruh kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis peternakan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha peternakan yang sehat dan produktif,” ujar Metilde Seran.
Editor : Boni Atolan

















