banner 728x250

Gubernur Melki Laka Lena: NTT Harus Jadi Pionir Nasional Transformasi Digital UMKM

banner 120x600
banner 468x60

Kupang, 29 Oktober 2025 —

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menegaskan komitmennya menjadikan NTT sebagai pionir nasional dalam transformasi digital sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal tersebut disampaikannya dalam jamuan makan malam bersama Menteri Koperasi dan UMKM RI Maman Abdurrahman di Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (29/10/2025).

banner 325x300

“NTT harus menjadi pionir nasional dalam transformasi digital UMKM. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton dari kemajuan teknologi, tetapi harus menjadi pelaku utama yang menyiapkan sistem, SDM, dan semangat gotong royong untuk memperkuat ekonomi rakyat kita,” tegas Gubernur Melki Laka Lena.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT Emi Nomleni, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta para pejabat tinggi Pemprov NTT.

Gubernur Melki menilai kehadiran Menteri Koperasi dan UMKM merupakan momentum penting untuk mempercepat langkah besar pemberdayaan ekonomi rakyat di NTT. “Kami siap menjadi laboratorium nasional implementasi digitalisasi UMKM dan bekerja lintas sektor, agar pelaku usaha kecil tidak hanya didengar, tetapi juga diberdayakan secara nyata,” ujarnya.

Dalam arahannya, Menteri Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa pembinaan UMKM nasional selama ini masih seperti “berjalan dalam ruang gelap”. Karena itu, Kementerian Koperasi dan UMKM menyiapkan SAPA UMKM, sebuah super aplikasi nasional yang akan menghubungkan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, serta jutaan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Melalui sistem ini, seluruh data dan kebutuhan UMKM dapat dipantau secara real time, termasuk pelatihan, bantuan permodalan, dan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menteri menargetkan SAPA UMKM mulai berjalan pada Desember 2025 dan terintegrasi penuh pada April 2026. Ke depan, pemerintah daerah seperti NTT dapat langsung berinteraksi dengan ratusan ribu pelaku UMKM melalui satu platform digital terpadu.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menyatakan kesiapan NTT menjadi daerah pertama yang menerapkan sistem pembinaan terpadu UMKM. “Sudah saatnya kita bergerak cepat, dari koperasi desa hingga UMKM kota, agar ekonomi rakyat benar-benar tumbuh dari bawah dan berdaya saing digital,” katanya.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan kolaboratif, “Mari kita buktikan bahwa digitalisasi UMKM bukan sekadar wacana, tetapi gerakan nyata dari bumi Flobamorata untuk Indonesia.”

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!