Malaka, 27 Oktober 2025 —
Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (SBS–HMS) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Strada Indonesia Kediri, Provinsi Jawa Timur. Penandatanganan dilakukan di Aula Kantor Bupati Malaka, Senin (27/10/2025), sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan jenjang pendidikan tenaga kesehatan dari Diploma III (D3) ke Strata 1 (S1) di bidang Keperawatan dan Kebidanan. Program tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen Bupati–Wakil Bupati SBS–HMS dalam memperkuat kapasitas tenaga medis agar dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Malaka.
“Ini adalah realisasi janji kampanye kami. Saat itu kami berkomitmen memperkuat SDM, khususnya di sektor kesehatan. Hari ini janji itu kami wujudkan demi pelayanan yang lebih baik bagi rakyat,” ujar Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, dalam sambutannya.
SBS menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan investasi jangka panjang yang tak ternilai. “Kekayaan manusia itu ada tiga: kekayaan intelektual yang tidak akan hilang, kekayaan persahabatan yang abadi, dan kekayaan material yang bisa lenyap. Karena itu, membangun SDM adalah prioritas,” ungkapnya.
Program pengembangan SDM kesehatan ini akan berlangsung selama lima tahun dan dirancang berkelanjutan hingga jenjang profesi. “Program ini harus tuntas, jangan setengah-setengah. Bagi ASN, cara terbaik untuk memperbaiki diri adalah melalui pendidikan,” tegas SBS.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Strada Indonesia Kediri atas kemitraan yang telah terjalin. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Malaka, kami berterima kasih kepada Universitas Strada Indonesia Kediri yang telah menerima anak-anak Malaka untuk melanjutkan studi dan memperkuat SDM kesehatan di daerah,” tuturnya.
Rektor Universitas Strada Indonesia Kediri, Dr. Sentot Suprapto, dalam sambutan daringnya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Malaka. “Ini kesempatan berharga bagi putra-putri Malaka. Kami bangga dan bersyukur bisa menjadi bagian dari sejarah ini. Kampus menantikan kehadiran Bupati dan Wakil Bupati SBS–HMS di Kediri, dan kami pun siap berkunjung ke Malaka,” ujarnya.
Sementara itu, Pengelola Program, Dr. Erna Setyaningrum, menambahkan bahwa MoU dan PKS ini merupakan penandatanganan kedua antara kedua pihak. “Kerja sama pertama dilakukan pada periode kepemimpinan SBS tahun 2016–2020, dan kini diperbaharui untuk memperkuat komitmen bersama di bidang pendidikan kesehatan,” jelasnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malaka melaporkan, sebanyak 80 peserta didik diusulkan mengikuti program peningkatan pendidikan S1 di Universitas Strada Indonesia Kediri. Program ini didanai dari anggaran BKPSDM Kabupaten Malaka.
Langkah strategis ini menegaskan keseriusan pemerintahan SBS–HMS dalam membangun Malaka melalui penguatan SDM berkualitas, khususnya di sektor kesehatan, sebagai fondasi pelayanan publik yang unggul dan berkelanjutan.
Editor : Boni Atolan

















