banner 728x250

Agustinus Nahak Desak Pemprov NTT Segera Perbaiki Irigasi Raimea yang Rusak Akibat Banjir Seroja

banner 120x600
banner 468x60

Malaka, 23 Oktober 2025 –

Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi Partai Golkar, Agustinus Nahak, mendesak Pemerintah Provinsi NTT agar segera memperbaiki Saluran Irigasi Raimea di Kabupaten Malaka yang rusak parah akibat bencana Badai Seroja beberapa waktu lalu.

banner 325x300

Permintaan itu disampaikan Agustinus Nahak saat melakukan reses di Desa Fatoin, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka, pada Selasa (21/10/2025). Menurutnya, kerusakan pada jaringan irigasi tersebut berdampak besar terhadap produktivitas pertanian masyarakat setempat.

“Saya meminta Pemerintah Provinsi NTT memperbaiki Saluran Irigasi Raimea yang rusak akibat banjir saat Seroja. Irigasi ini sangat vital karena menjadi sumber pengairan utama bagi ratusan hektare lahan sawah masyarakat,” tegas Agustinus Nahak.

Irigasi Raimea sendiri bersumber dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Benanai dan mengairi sekitar 358 hektare lahan sawah. Dalam kondisi normal, masyarakat dapat melakukan tiga kali masa tanam dalam setahun. Namun, sejak rusaknya saluran irigasi tersebut, sebagian besar lahan menjadi kering dan tidak dapat digarap secara optimal.

Dalam kunjungan lapangan itu, Agustinus Nahak juga meninjau langsung areal persawahan milik tokoh adat setempat, Bapak Michael Un, yang menjadi salah satu wilayah terdampak. Ia menyaksikan langsung hamparan sawah yang tidak lagi mendapatkan suplai air dari irigasi.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Fatoin, beberapa tokoh masyarakat, serta para petani setempat. Mereka menyampaikan harapan agar aspirasi yang disampaikan melalui wakil rakyat dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi.

Agustinus Nahak menegaskan, dirinya akan memperjuangkan perbaikan Irigasi Raimea melalui forum resmi di DPRD NTT dan mendorong agar Pemprov NTT memprioritaskan proyek rehabilitasi irigasi itu dalam perencanaan anggaran tahun mendatang.

“Saya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat ini. Irigasi adalah urat nadi pertanian. Jika ini diperbaiki, masyarakat bisa kembali menanam dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ungkapnya.

Dengan langkah tersebut, politisi Partai Golkar asal Malaka itu berharap pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian serius terhadap infrastruktur pertanian di wilayah perbatasan, demi mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani NTT.

Editor : Boni Atolan

 

banner 325x300
error: Content is protected !!