Malaka –
Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, SH, menegaskan bahwa pembangunan ruas jalan Welaus–Kusa di Kabupaten Malaka bukanlah hal baru, melainkan sudah diwacanakan jauh sebelum Pemilihan Gubernur NTT digelar.
Adrianus mengatakan dalam rapat konsolidasi Partai Golkar Malaka bersama Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena, isu infrastruktur, termasuk peningkatan jalan Welaus–Kusa, telah menjadi agenda pembahasan internal Partai Golkar sejak lama.
“Jauh sebelum Pilgub, dalam pertemuan-pertemuan partai, pembangunan ruas jalan Welaus–Kusa dan lainnya sudah masuk dalam daftar prioritas yang disuarakan langsung oleh Pak Melki Laka Lena,” kata Adrianus yang juga Ketua Tim Pemenangan pasangan Melki–Johni di Kabupaten Malaka, Sabtu (2/8-2025)
Menurutnya, perhatian terhadap pembangunan di Malaka menjadi hal wajar, mengingat kabupaten ini memberikan kontribusi suara yang signifikan dalam kemenangan Melki–Johni pada Pilgub NTT 2024 lalu.
“Ini baru tahun pertama masa pemerintahan Melki–Johni, masih ada empat tahun ke depan. Yang pasti, Malaka akan tetap menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan rakyat,” ujarnya optimis.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara Gubernur, Bupati-Wakil Bupati Malaka, dan Ketua DPRD Malaka yang semuanya berasal dari Partai Golkar merupakan modal kuat untuk mendorong kemajuan daerah.
“Jangan saling klaim soal siapa yang paling berjuang. Semua capaian hari ini adalah hasil kerja kolektif dan buah dari perjuangan rakyat Malaka sendiri,” tambahnya.
Diberitakan media ini,
Anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Partai Golkar, Agustinus Nahak, mengapresiasi langkah nyata Gubernur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma yang mulai merealisasikan janji kampanye mereka dalam bidang pembangunan infrastruktur, khususnya di Kabupaten Malaka.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah peningkatan ruas jalan Welaus–Kusa, yang selama ini menjadi jalur penting penghubung antar wilayah di perbatasan.
“Meski keuangan daerah sedang ketat, pemerintah tetap mendengarkan suara rakyat. Peningkatan jalan ini sangat penting karena menyangkut mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi,” ujar Agus Nahak, Jumat (1/8/2025) di Kupang.
Ia menyebut, perbaikan jalan ini akan memangkas waktu tempuh dari Malaka ke Atambua yang sebelumnya bisa memakan waktu dua hingga tiga jam.
Rincian Proyek Strategis: Peningkatan Jalan Welaus–Kusa
Proyek ini menjadi salah satu program prioritas Pemprov NTT melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperkuat konektivitas wilayah perbatasan serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Detail Proyek:
Nama Proyek: Peningkatan Ruas Jalan Welaus–Kusa (Batas Kabupaten Belu)
Nomor Kontrak: PUPR.BIM.05.01/600.2.10.2/SPK/34/VIII/2025
Tanggal Kontrak: 25 Juli 2025
Lokasi: Kabupaten Malaka
Nilai Kontrak: Rp6.323.903.300
Sumber Dana:
Dana Bagi Hasil (DBH)
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
Specific Grant (SG)
Tahun Anggaran: 2025
Durasi Pelaksanaan: 120 hari kalender
Masa Pemeliharaan: 1.095 hari kalender (3 tahun)
Pelaksana Konstruksi: PT. Kreatif Timor Mandiri
Konsultan Pengawas: SABA Consult
Proyek ini diharapkan berdampak langsung terhadap kelancaran arus transportasi masyarakat, kemudahan akses ke pusat-pusat ekonomi dan pemerintahan, serta menggerakkan roda pembangunan di wilayah perbatasan. (**)
Editor: Boni Atolan

















