banner 728x250

Ronny Kartika: Keluarga Garda Terdepan Mitigasi Bencana

BPBD Bintan Tutup Sosialisasi Keluarga Tangguh Bencana, Tekankan Pentingnya Budaya Siaga Sejak Dini

banner 120x600
banner 468x60

BINTAN, Radar Perbatasan.com – Pemerintah Kabupaten Bintan bergerak cepat memperkuat benteng ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi ancaman bencana alam. Langkah nyata ini ditegaskan lewat penutupan kegiatan Sosialisasi Keluarga Tangguh Bencana Tahun Anggaran 2026 oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, pada Jumat 6 November 2026.

Kegiatan yang digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan tersebut berlangsung secara khidmat di Aula Kantor Kecamatan Gunung Kijang dan diikuti sebanyak 40 peserta dari berbagai elemen masyarakat.

banner 325x300

Dalam arahannya, Ronny Kartika, yang juga menjabat sebagai Ex Officio Kepala BPBD Kabupaten Bintan, menegaskan bahwa keluarga memegang peran sentral sebagai garda terdepan dalam pengurangan risiko bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak boleh hanya menjadi wacana, melainkan harus ditanamkan dari lingkup terkecil.

“Kita ingin membangun kesadaran bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dimulai dari lingkungan keluarga. Keluarga merupakan lingkup terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran penting dalam mengenali potensi risiko, memahami langkah penyelamatan, serta mengambil tindakan yang tepat ketika terjadi bencana,” ujar Ronny.

Dia menuturkan, pemahaman mengenai manajemen risiko dan kebencanaan tidak cukup sekadar dipahami di atas kertas, tetapi wajib menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehari-hari. Penanggulangan bencana pun bukan hanya menjadi pundak tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Lebih lanjut, Ronny mendorong seluruh peserta sosialisasi agar menjadi pelopor dan agen edukasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap para peserta dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing. Ilmu yang diperoleh hendaknya diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sekitar, sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Kita ingin masyarakat tidak panik ketika menghadapi bencana, tetapi mampu bertindak cepat, tepat, dan terarah,” tegasnya.

Melalui program penyiapan Keluarga Tangguh Bencana ini, Pemkab Bintan optimistis dapat menumbuhkan budaya tanggap bencana yang berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat Bintan diharapkan semakin mandiri, tangguh, dan sigap menghadapi berbagai situasi darurat di masa mendatang.

Editor: Budi Adriansyah

 

banner 325x300
error: Content is protected !!