banner 728x250

Sekda Bintan Buka Turnamen Voli Gunung Kijang Cup

Selain menjadi ajang pembinaan atlet muda, turnamen ini diharapkan mampu memacu denyut ekonomi bagi para pelaku UMKM di Desa Gunung Kijang

banner 120x600
banner 468x60

BINTAN, Radar Perbatasan.com – Semangat sportivitas dan keguyuban warga Desa Gunung Kijang, Bintan, tampak memuncak pada Rabu 24 Juni 2026. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Gunung Kijang Cup III Tahun 2026.

Event yang telah memasuki edisi ketiga ini kembali menjadi magnet antusiasme warga. Tercatat sebanyak 18 tim, terdiri dari 12 tim putra dan 6 tim putri, siap berlaga dalam turnamen yang bakal digelar selama 10 hari ke depan tersebut.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Ronny Kartika menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Pemerintah Desa Gunung Kijang, panitia, para sponsor, hingga elemen kepemudaan yang telah bahu-membahu menyukseskan gelaran ini.

“Pelaksanaan Gunung Kijang Cup III ini adalah bukti nyata tingginya semangat masyarakat dalam membangun kebersamaan, menjaga persatuan, serta mengasah potensi generasi muda lewat olahraga,” ujar Ronny dengan nada penuh apresiasi.

Bagi Ronny, turnamen olahraga bukan sekadar ajang mencari pemenang. Dia menekankan bahwa lapangan voli adalah tempat ideal untuk menempa disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas yang tinggi.

“Kemenangan memang tujuan, tapi menjaga persaudaraan, menghormati lawan, hingga menghargai keputusan wasit adalah nilai yang jauh lebih utama. Tunjukkan sikap santun, baik saat berada di dalam maupun luar lapangan,” pesannya kepada para atlet.

Magnet Ekonomi bagi UMKM

Tak hanya bicara soal prestasi olahraga, Sekda Bintan juga menyoroti dampak positif turnamen ini bagi ekonomi akar rumput. Menurutnya, keramaian suporter dan penonton yang hadir merupakan momentum emas bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Ronny berharap, ramainya gelaran ini dapat memutar roda ekonomi warga di sekitar lokasi pertandingan.

“Kegiatan ini tidak hanya melahirkan atlet potensial, tapi juga menjadi penggerak ekonomi. Kita berharap para pedagang lokal dan pelaku UMKM dapat merasakan dampak langsung dari ramainya pengunjung yang datang selama turnamen berlangsung,” tambahnya.

Di penghujung acara, Sekda mengajak seluruh elemen masyarakat, baik peserta maupun suporter, untuk terus menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban selama turnamen berlangsung. Harapannya, Gunung Kijang Cup III dapat menjadi percontohan kegiatan olahraga yang mampu menyatukan warga sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!