banner 728x250

Kepri Mendadak Mundur Jadi Tuan Rumah Porwil 2027

Faktor kesiapan infrastruktur dan keterbatasan anggaran menjadi alasan utama Pemerintah Provinsi Kepri melepas mandat sebagai tuan rumah

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia olahraga regional Sumatera. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau secara resmi menyatakan mundur dari statusnya sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) XII Sumatera tahun 2027.

Keputusan tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor B/400.4/726/DISPORA-SET/2026 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, pada Selasa 23 Juni 2026.

banner 325x300

Surat tersebut menjadi jawaban atas mandat yang sebelumnya diberikan dalam Rapat Koordinasi KONI se-Sumatera di Pekanbaru, Riau, pada tahun 2023 lalu.

Kendala Infrastruktur dan Anggaran

Dalam dokumen tersebut, Pemprov Kepri mengungkapkan bahwa mundurnya mereka bukan tanpa alasan. Pemerintah daerah telah melakukan kajian mendalam terkait evaluasi kesiapan wilayah.

Hasil evaluasi menunjukkan dua kendala utama yang cukup krusial:
1. Kesiapan Infrastruktur: Belum terpenuhinya standar sarana dan prasarana venue yang dipersyaratkan untuk ajang bergengsi tersebut.
2. Keterbatasan Anggaran: Proyeksi kemampuan keuangan daerah dalam APBD Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2027 dinilai belum mampu menopang beban biaya penyelenggaraan multi-event empat tahunan ini.

“Setelah melakukan kajian mendalam terhadap evaluasi kesiapan infrastruktur, sarana/prasarana venue, serta kemampuan keuangan daerah dalam APBD Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2027, maka dengan berat hati kami menyatakan batal dan mengundurkan diri,” tulis pihak Pemprov Kepri dalam surat tersebut.

Fokus pada Kualitas Penyelenggaraan

Pemprov Kepri menegaskan bahwa keputusan pahit ini diambil demi menjaga marwah dan kualitas penyelenggaraan Porwil XII. Mereka tidak ingin memaksakan kesiapan yang justru berisiko membuat event tidak berjalan optimal sesuai standar yang telah ditetapkan KONI Pusat.

“Keputusan ini kami ambil agar penyelenggaraan multi-event empat tahunan wilayah tersebut dapat berlangsung optimal,” lanjut pihak Pemprov Kepri.

Atas pembatalan ini, Pemprov Kepri telah menyatakan kesiapannya untuk menyerahkan kembali mandat tuan rumah kepada KONI se-Sumatera melalui KONI Pusat. Pihak Pemprov juga berjanji untuk tetap mendukung dan berkoordinasi penuh dalam proses pencarian tuan rumah pengganti agar agenda olahraga regional tersebut tetap berjalan sesuai jadwal.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Pemprov Kepri juga telah melayangkan permohonan maaf resmi kepada Ketua Umum KONI Pusat atas ketidaknyamanan dan perubahan jadwal yang timbul akibat keputusan ini.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!