Malaka –
Luapan kegembiraan atas kemenangan PS Malaka U-12 di Festival Grassroot Piala Presiden 2026 terasa hingga ke Kabupaten Malaka.
Prestasi gemilang yang diraih anak-anak perbatasan itu mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), dan Ketua DPRD Kabupaten Malaka yang juga Ketua PSSI Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran (ABS).
Di tengah suasana syukuran ulang tahun Ketua DPRD Malaka di Rumah Kuning Haitimuk, Senin malam (22/6/2026), kabar kemenangan PS Malaka U-12 yang diumumkan langsung MC, Petrus Bria Seran yang juga anggota DPRD Kabupaten Malaka disambut penuh sukacita oleh ratusan masyarakat yang hadir.
Tepuk tangan dan sorak kebanggaan pecah ketika diumumkan bahwa tim muda kebanggaan Malaka berhasil menjuarai Festival Grassroot Piala Presiden 2026 di Stadion Oepoi, Kupang.
Prestasi tersebut diraih setelah PS Malaka U-12 menumbangkan SSB Putra Mandiri Flores Timur dengan skor 2-1 pada laga final yang berlangsung sengit dan penuh drama.
Di balik kemenangan itu, nama Aljo Klau menjadi sorotan. Striker muda berbakat tersebut tampil luar biasa dengan memborong dua gol kemenangan yang mengantar PS Malaka berdiri di podium tertinggi turnamen bergengsi tingkat Provinsi NTT itu.
Langit Stadion Oepoi menjadi saksi lahirnya calon-calon bintang sepak bola masa depan. Dengan semangat juang tinggi, disiplin permainan, dan mental pantang menyerah, anak-anak Malaka menunjukkan bahwa talenta hebat juga lahir dari wilayah perbatasan.
Gol pertama Aljo Klau tercipta melalui sundulan spektakuler memanfaatkan sepak pojok pada menit ketujuh. Bola yang sempat membentur mistar akhirnya melewati garis gawang dan mengubah skor menjadi 1-0.
Tak berhenti di situ, menjelang turun minum Aljo kembali menunjukkan naluri golnya. Ia berhasil lolos dari pengawalan pemain belakang lawan sebelum menaklukkan penjaga gawang Putra Mandiri Flotim. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Meski mendapat tekanan hebat pada babak kedua dan kebobolan satu gol melalui Ahmad Rate Bunga, PS Malaka tetap mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan itu langsung disambut sukacita oleh para pemain, pelatih, orang tua, dan masyarakat Malaka. Bahkan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, yang hadir langsung di Stadion Oepoi turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Buah Pembinaan Usia Dini
Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, menilai keberhasilan PS Malaka U-12 merupakan buah dari pembinaan olahraga usia dini yang selama ini terus didorong Pemerintah Kabupaten Malaka.
“Kita harus bangga karena anak-anak Malaka mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi NTT melalui sepak bola. Ini bukti bahwa pembinaan usia dini di Kabupaten Malaka mulai menunjukkan hasil yang positif,” ujar HMS.
Menurutnya, prestasi tersebut sejalan dengan visi pembangunan olahraga yang menjadi salah satu program unggulan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu dalam mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Malaka.
Sebagai bentuk penghargaan kepada para pemain muda yang telah berjuang mengharumkan nama daerah, HMS bahkan meminta seluruh perangkat daerah terkait segera menggelar rapat koordinasi untuk menyiapkan penyambutan resmi bagi tim juara tersebut.
“Saya minta besok OPD terkait segera melakukan rapat untuk penjemputan anak-anak kita sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas perjuangan mereka di Piala Presiden. Mereka telah membawa nama baik Malaka,” tegasnya.
Modal Menuju Prestasi Lebih Tinggi
Ketua DPRD Kabupaten Malaka yang juga Ketua PSSI Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, SH, menyampaikan rasa bangga dan harunya atas pencapaian para pemain muda tersebut.
Menurut ABS, gelar juara ini bukan hanya sebuah trofi, tetapi menjadi modal penting untuk membangun masa depan sepak bola Malaka yang lebih baik.
“Ini prestasi yang luar biasa. Anak-anak telah menunjukkan daya juang, disiplin, dan semangat kompetitif yang tinggi. Mereka membuktikan bahwa Malaka memiliki potensi besar dalam sepak bola usia dini,” katanya.
ABS juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malaka yang selama ini memberikan perhatian besar terhadap pengembangan olahraga, khususnya pembinaan sepak bola usia dini.
“Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Malaka yang telah memberikan dukungan luar biasa terhadap pembinaan generasi muda. Prestasi ini adalah hasil kerja bersama antara pemerintah, DPRD, pelatih, orang tua, dan anak-anak yang berjuang di lapangan,” ujarnya.
Kebanggaan Masyarakat Perbatasan.
Gelar juara Festival Grassroot Piala Presiden 2026 menjadi catatan bersejarah bagi sepak bola Kabupaten Malaka.
Lebih dari sekadar kemenangan, prestasi ini menghadirkan harapan baru bahwa dari daerah perbatasan dapat lahir pemain-pemain hebat yang kelak mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Di usia yang masih sangat muda, para pemain PS Malaka telah menunjukkan bahwa mimpi besar dapat dimulai dari lapangan-lapangan sederhana di kampung-kampung Malaka.
Di Rumah Kuning Haitimuk, kebanggaan masyarakat Malaka terasa begitu nyata. Nama Aljo Klau dan rekan-rekannya menjadi simbol semangat baru bagi sepak bola daerah.
Dan ketika trofi juara itu dibawa pulang ke Malaka, yang pulang bukan hanya sebuah piala, melainkan harapan, kebanggaan, dan keyakinan bahwa masa depan sepak bola Malaka sedang tumbuh bersama generasi emasnya.
Editor: Boni Atolan

















