TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Gemuruh syiar Islam di Kepulauan Riau bakal mencapai puncaknya Juli mendatang. Kota Tanjungpinang resmi didapuk menjadi tuan rumah gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 yang akan dihelat pada 4 hingga 9 Juli 2026.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, memimpin langsung rapat koordinasi persiapan di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada Senin 25 Mei 2026. Di hadapan jajaran pemerintah dan pengurus LPTQ, Nyanyang menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar agenda tahunan.
“MTQ hadir sebagai kristalisasi nilai luhur Al-Qur’an. Di tengah arus globalisasi dan tantangan moral saat ini, penguatan iman dan takwa adalah benteng utama bagi masyarakat Kepri,” ujar Nyanyang dengan penuh penekanan.
Instruksi Tegas Sang Wagub
Sebagai Ketua Umum LPTQ Provinsi Kepri, Nyanyang tidak ingin persiapan dilakukan setengah hati. Dia mengeluarkan lima perintah instruksional kepada seluruh panitia dan OPD terkait agar perhelatan berjalan mulus tanpa celah:
* Akselerasi: Percepatan administrasi dan anggaran.
* Kualitas: Kesiapan infrastruktur dan kenyamanan pelayanan kafilah.
* Integritas: Menjamin profesionalitas dewan hakim.
* Publikasi: Memastikan gema MTQ terdengar luas melalui publikasi masif.
* Mitigasi: Antisipasi sigap terhadap kemungkinan kendala teknis di lapangan.
“Sebagai tuan rumah, Tanjungpinang harus memastikan segalanya siap seratus persen. Mulai dari astaka utama, penginapan, hingga layanan kesehatan bagi kafilah. Kolaborasi solid adalah kunci suksesnya,” tegasnya.
Lebih dari Sekadar Lomba
MTQ XII tahun 2026 ini bukan hanya soal kompetisi membaca kitab suci. Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, melaporkan bahwa akan ada 375 peserta dari tujuh kabupaten/kota yang siap berlaga. Mereka akan membawa semangat untuk meraih tema besar tahun ini: ‘Dengan MTQ XII Tahun 2026 Kita Tingkatkan Cinta Quran untuk Kepri Maju, Makmur dan Merata’.
Menariknya, ajang ini juga akan menjadi panggung ekonomi kreatif. Rangkaian kegiatan seperti malam taaruf, pawai, hingga bazar UMKM lokal akan hadir memeriahkan suasana. Ini adalah strategi cerdas untuk menyandingkan syiar keagamaan dengan penguatan ekonomi kerakyatan.
“Kita berharap dari MTQ ini lahir qari dan qariah terbaik yang akan membanggakan Kepri di panggung nasional,” tutup Misni.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri Wakil Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza, serta seluruh elemen panitia yang kini mulai tancap gas demi menyukseskan perhelatan akbar di tanah Melayu tersebut.
Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Ron

















