BINTAN, Radar Perbatasan.com – Kecelakaan tunggal yang menegangkan terjadi di kawasan Jalan Galang Batang, Kampung Flores, Desa Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Sebuah mobil Toyota Agya berwarna merah dengan nomor polisi BP 1637 TM dilaporkan hilang kendali hingga terbalik dan terhempas ke bahu jalan sebelah kanan pada Senin 18 Mei 2026 dini hari, sekira pukul 04.30 WIB.
Insiden nahas ini diduga kuat terjadi karena sang pengemudi, Asdariyanto, mengendarai kendaraan dalam kondisi kelelahan dan mengantuk berat. Akibatnya, mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kawal menuju Kijang tersebut langsung hilang kendali saat melintasi lokasi kejadian, tepat di dekat Gereja Katolik Santo Yohanes Paulus II.
Benturan keras membuat bagian bodi mobil ringsek parah. Sang pengemudi, Asdariyanto, dilaporkan mengalami Cedera Kepala Berat (CKB) dengan luka robek dan memar serius di bagian kepala, serta mengeluarkan darah dari area mulut, hidung, dan telinga.
Sementara itu, dua orang penumpang yang bersamanya, yakni Muhammad Syahyuda NST dan Arib Darlicza, berhasil selamat namun mengalami luka-luka robek serta lecet di beberapa bagian tubuh. Muhammad Syahyuda menderita luka robek di tangan kanan dan luka lecet di punggung, sedangkan Arib Darlicza mengalami luka lecet pada tangan serta kaki kanannya.
Warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) yang menyadari peristiwa tersebut langsung berhimpit memberikan pertolongan pertama. Mengingat kondisi arus lalu lintas yang sangat sepi di malam hari yang cerah tersebut, para korban segera dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan di Kijang guna mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Bintan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan komprehensif. Selain mengamankan satu unit mobil Toyota Agya sebagai barang bukti, petugas juga telah melakukan olah TKP, mencari keterangan dari para saksi mata, serta mendokumentasikan seluruh sisa kerusakan. Ditaksir, kerugian materil akibat kecelakaan ini mencapai Rp30.000.000,- (Tiga Puluh Juta Rupiah).
Editor: Budi Adriansyah

















