banner 728x250

MAPPANGARA HK: Gerakan Nasional Migran Harus Jadi Gerakan Perlindungan Bersama

banner 120x600
banner 468x60

Jambi –

Ketua LCKI Provinsi Jambi, MAPPANGARA HK, memaknai peringatan Gerakan Nasional Migran Aman pada 18 Mei 2026 sebagai momentum memperkuat perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya warga Jambi yang bekerja di luar negeri.

banner 325x300

Dalam keterangannya, MAPPANGARA HK menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh elemen yang terlibat dalam gerakan tersebut dengan tema “Migran Berdaya, Keluarga Sejahtera, Bangsa Bermartabat”.

Menurutnya, persoalan pekerja migran bukan hanya menjadi urusan pribadi atau keluarga semata, melainkan tanggung jawab bersama sebagai bangsa.

Ia menyoroti masih banyaknya warga Jambi yang berangkat ke luar negeri melalui jalur tidak resmi sehingga rentan menjadi korban penipuan, eksploitasi, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Kalau ada warga Jambi yang tertipu calo, tidak dibayar gajinya, atau menjadi korban perdagangan orang di luar negeri, itu bukan hanya luka keluarganya, tetapi luka kita bersama,” tegas MAPPANGARA HK.

Ia menilai edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat harus terus diperkuat agar calon pekerja migran memahami prosedur resmi keberangkatan dan mendapatkan perlindungan hukum dari negara.

MAPPANGARA HK juga menegaskan peran organisasi dan komunitas pendamping migran sangat penting sebagai jembatan antara PMI, keluarga, dan pemerintah.

Pendampingan terhadap PMI yang bermasalah di luar negeri harus dilakukan melalui koordinasi dengan KBRI, BP2MI, dan pihak terkait lainnya.

Selain perlindungan hukum, ia menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi bagi PMI yang telah kembali ke daerah asal.

Menurutnya, para pekerja migran dan keluarganya perlu dibantu dalam pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha agar memiliki masa depan ekonomi yang lebih mandiri.

“Pekerja migran adalah pahlawan devisa. Mereka membantu keluarga, membangun rumah, dan menyekolahkan anak-anaknya. Karena itu mereka harus dimuliakan dan dilindungi,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, MAPPANGARA HK mengajak seluruh elemen masyarakat di Jambi untuk membangun semangat gotong royong dalam menciptakan daerah yang peduli terhadap pekerja migran.

“Dengan kebersamaan, saya yakin Jambi bisa menjadi contoh daerah yang benar-benar hadir melindungi dan memberdayakan pekerja migran,” pungkasnya.

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!