banner 728x250

Tagihan Membengkak, Penghuni Rusun Tanjung Uncang – Batam Soroti Pengelolaan Listrik

banner 120x600
banner 468x60

Batam, 14 Mei 2026 –

Sejumlah penghuni rumah susun (rusun) di kawasan Tanjung Uncang mengeluhkan kenaikan tagihan listrik yang dinilai tidak wajar dalam beberapa bulan terakhir.

banner 325x300

 

Keluhan itu mencuat dalam diskusi internal warga yang mempertanyakan sistem perhitungan serta transparansi biaya listrik dan air yang diterapkan pengelola.

 

Beberapa penghuni mengaku mengalami lonjakan tagihan cukup signifikan, bahkan mencapai lebih dari Rp150 ribu, meski penggunaan listrik sehari-hari disebut tidak mengalami perubahan berarti.

 

Warga menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius, terutama karena setiap kamar tidak memiliki ID pelanggan PLN secara mandiri.

 

Akibatnya, penghuni tidak dapat melakukan pengecekan langsung terhadap penggunaan maupun tagihan listrik seperti pelanggan PLN pada umumnya.

 

Selain itu, warga juga menyoroti minimnya akses terhadap data meteran dan rincian pemakaian listrik serta air yang dianggap kurang transparan.

 

Untuk mengatasi persoalan tersebut, warga mengusulkan sejumlah langkah perbaikan kepada pengelola, di antaranya:

Penyediaan rincian penggunaan listrik dan air per kamar secara berkala;

 

Akses terhadap data meteran agar penghuni dapat melakukan pengecekan mandiri;

 

Penerapan sistem pembayaran yang lebih transparan, misalnya melalui virtual account (VA) yang disertai bukti tagihan rinci.

 

Warga juga mengingatkan bahwa sebelumnya sempat tersedia struk atau nota pembayaran yang mencantumkan rincian pemakaian.

 

Mereka berharap sistem tersebut dapat diberlakukan kembali demi menciptakan rasa keadilan dan kepercayaan di lingkungan rusun.

 

“Hingga saat ini kami hanya menerima nominal tagihan tanpa rincian yang jelas. Kami berharap ada keterbukaan dari pengelola,” ujar salah seorang penghuni.

 

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola rusun yang dihubungi melalui WhatsApp belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga tersebut.

 

Laporan: Santos

 

banner 325x300
error: Content is protected !!