BINTAN, Radar Perbatasan.com – Kabupaten Bintan kembali menegaskan taringnya sebagai magnet sport tourism dunia. Jauh dari hiruk-pikuk beton perkotaan, Ibu Kota Bandar Seri Bentan bersiap menjadi saksi bisu adu kecepatan para pembalap sepeda internasional dalam ajang OCBC Singapore National Road 2026 Championship.
Gelaran yang dijadwalkan pada 26-28 Juni 2026 ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah “pesta visual”. Setidaknya 300 atlet elite dari Singapura, Malaysia, dan Indonesia akan memacu pedal di tengah estetika alam Bintan yang masih murni dan asri.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Panca Azdi Goena, mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan dunia yang kembali singgah di Bumi Segantang Lada.
“Alhamdulillah, kepercayaan ini adalah bukti kualitas Bintan. Peserta tahun ini meningkat, yang berarti arus kunjungan mancanegara pun melonjak secara otomatis. Fokus utama kami adalah menyajikan pengalaman sport tourism yang tak terlupakan,” tegas Panca dalam rapat koordinasi di Bandar Seri Bentan, pada Selasa 12 Mei 2026.
Magnet Ekonomi Tanpa APBD
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan, Arief Sumarsono, menyoroti sisi menarik lain dari ajang ini. Menurutnya, kolaborasi strategis dengan Singapura memungkinkan Bintan meraih keuntungan ekonomi besar tanpa harus menguras anggaran daerah (APBD).
“Bayangkan, 300 atlet masing-masing membawa tiga ofisial. Ada hampir 1.000 tamu mancanegara yang akan memenuhi hotel-hotel kita selama satu pekan. Ini adalah peluang emas memperkenalkan wajah Bintan ke mata internasional secara efektif,” papar Arief.
Tantangan Rute: Dari Perkantoran hingga Pesisir Trikora
Kompetisi ini dirancang inklusif dengan berbagai kategori, mulai dari lintasan pendek 2 km dan 10 km, hingga tantangan berat di atas 40 km.
Untuk rute terjauh, para atlet akan memulai petualangan dari Kompleks Perkantoran Bandar Seri Bentan, melesat menyisir jalur Lintas Barat, hingga disambut semilir angin di Kawasan Wisata Pantai Trikora. Jalur kemudian akan menanjak menuju Berakit dan Pengudang, sebelum akhirnya mencapai titik klimaks di garis finish Bintan Buyu.
Kesuksesan acara ini merupakan buah sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bintan dengan Singapore Cycling Federation, PB ISSI pusat hingga daerah, serta seluruh lapisan masyarakat yang berkomitmen menjaga martabat Bintan sebagai tuan rumah kelas dunia.
Editor: Budi Adriansyah

















