banner 728x250

Terungkap! Kasus Kematian Tragis Antonius Nana di Desa Meotroi, Dusun Aitiris Kampung Baru di Duga pembubuhan Berencana 

banner 120x600
banner 468x60

Malaka –

Kasus kematian tragis seorang warga bernama Antonius Nana di Desa Meotroi, Dusun Aitiris B, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, akhirnya mulai menemui titik terang. Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dan keterangan yang tertuang dalam dokumen kepolisian Polres Malaka tertanggal 12 Mei 2026, polisi mengungkap adanya dugaan tindak pidana pembunuhan yang dilakukan secara bersama-sama.

banner 325x300

 

Korban Antonius Nana sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan kali mati wilayah Meotroi. Penemuan bangkai, tengkorak, dan tulang belulang yang diduga milik korban sempat menghebohkan masyarakat setempat.

 

Dalam dokumen laporan polisi bernomor LP/B/111/V/2026/SPKT/POLRES MALAKA/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR disebutkan bahwa pelapor atas nama Dominggus Berek melaporkan dugaan tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 junto Pasal 20 huruf C subsider Pasal 466 ayat 1 dan ayat 3.

 

Berdasarkan uraian kejadian dalam laporan tersebut, korban Antonius Nana diduga telah menjadi korban kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama oleh dua orang terlapor, yakni Yoseph Dedakus Asuri dan Andreas Silus Dirli Nana.

 

Dalam pengakuan yang tertuang di dokumen kepolisian, kedua terlapor disebut menganiaya korban menggunakan kayu hingga korban tidak sadarkan diri. Setelah korban meninggal dunia, jasad korban kemudian dibawa ke kali mati dan dikuburkan menggunakan tanah untuk menghilangkan jejak.

 

Kasus ini mulai terungkap setelah warga mencium bau busuk di sekitar lokasi hutan dan kali mati di Dusun Aitiris B. Warga kemudian menemukan bagian tengkorak serta tulang-belulang manusia yang berserakan. Aparat Polsek Laenmanen bersama Polres Malaka langsung turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan mendalam.

 

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi akhirnya mengamankan dua terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Aparat juga masih mendalami motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

 

Kematian Antonius Nana menyita perhatian masyarakat Kabupaten Malaka karena dinilai sangat tragis dan mengandung unsur kekerasan berat. Keluarga korban berharap aparat penegak hukum dapat menuntaskan kasus ini secara transparan dan memberikan hukuman setimpal kepada para pelaku apabila terbukti bersalah di pengadilan.

 

Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat yang sedang bekerja menangani kasus tersebut secara profesional.

 

Editor: Jery Manek

banner 325x300
error: Content is protected !!