BINTAN, Radar Perbatasan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat untuk mewaspadai aksi penipuan digital yang mencatut nama instansi resmi. Oknum tidak bertanggung jawab dilaporkan mulai menyebarkan informasi palsu terkait surat mutasi jabatan melalui pesan singkat.
Informasi yang beredar di platform WhatsApp, telepon, hingga SMS tersebut dikonfirmasi sebagai hoaks atau konten tiruan (imposter content).
“Masyarakat diminta tidak mudah percaya dan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Bintan,” tulis pernyataan resmi Pemkab Bintan, pada Sabtu 9 Mei 2026.
Kenali Ciri-Ciri Penipuan
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada jika menerima komunikasi dengan ciri-ciri berikut:
* Pesan mencurigakan dari nomor yang tidak dikenal.
* Permintaan pengiriman data pribadi atau dokumen sensitif.
* Lampiran surat mutasi dengan format yang tidak jelas sumbernya.
* Instruksi untuk meneruskan pesan kepada pihak lain.
Pemkab Bintan menegaskan bahwa setiap informasi resmi terkait kepegawaian hanya akan disampaikan melalui kanal komunikasi formal pemerintah. Langkah ini penting dilakukan guna mencegah jatuhnya korban dalam jerat penipuan digital yang kian beragam modusnya.
Mari lebih bijak menyaring informasi demi keamanan bersama di ruang siber.
Editor: Budi Adriansyah

















