banner 728x250

Dari Pedalaman Kalbar ke Batam: GAPPIN Menyalakan Api Penginjilan Nasional di Pertemuan Tahunan ke-44

banner 120x600
banner 468x60

 

Batam — Setelah puluhan tahun berakar kuat di pedalaman Kalimantan Barat, Gerakan Persekutuan dan Penginjilan (GAPPIN) kini melangkah lebih jauh. Tahun 2026 menjadi penanda penting perjalanan pelayanan tersebut ketika Konferensi Temu Pertemuan Tahunan (TPT) ke-44 untuk pertama kalinya digelar di Batam, Kepulauan Riau.

banner 325x300

Perjalanan “menyeberang Pulau Borneo” bukan sekadar perpindahan lokasi kegiatan. Lebih dari itu, langkah ini menjadi simbol perluasan visi pelayanan GAPPIN untuk menjangkau Indonesia secara lebih strategis dan misioner. Dari akar pelayanan di pelosok Kalimantan Barat, kini GAPPIN membawa semangat penginjilan menuju wilayah yang lebih luas dan terbuka.

Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar visi bertema “Gereja yang Sehat, Bertumbuh, dan Misioner” yang dibawakan oleh Ps. Tan Chee Seng, Founder FOTC. Dalam pemaparannya, para peserta diajak memahami pentingnya membangun gereja yang tidak hanya kokoh secara internal, tetapi juga mampu hadir sebagai terang dan dampak bagi masyarakat luas.

Seminar tersebut menjadi fondasi rohani sekaligus arah strategis bagi para pelayan dan peserta yang hadir dari berbagai daerah. Suasana pertemuan dipenuhi semangat pembaruan visi dan komitmen untuk terus bergerak dalam pelayanan penginjilan.

Di tengah momentum bersejarah itu, Pdt. Jos Santos selaku perintis pelayanan GAPPIN di Batam menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Batam sebagai tuan rumah kegiatan tahunan tersebut.

“Ini adalah kehormatan besar bagi kami di Batam. Kiranya dari sini, api penginjilan GAPPIN terus menyala dan menjangkau hingga ke ujung-ujung Indonesia,” ungkapnya.

Selama puluhan tahun, Pertemuan Tahunan GAPPIN dikenal konsisten dilaksanakan di wilayah pedalaman Kalimantan Barat sebagai basis historis pelayanan. Namun tahun ini menghadirkan babak baru—bahwa pelayanan yang lahir dari kesederhanaan pedalaman kini mulai bergerak menjawab tantangan zaman dengan visi yang lebih luas dan inklusif.

Batam dipilih bukan tanpa alasan. Kota perbatasan yang menjadi gerbang internasional Indonesia itu dinilai strategis untuk memperluas jejaring pelayanan dan memperkuat semangat misi lintas daerah.

Dengan semangat persatuan, doa, dan visi yang diperbarui, Pertemuan Tahunan GAPPIN 2026 di Batam diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan pelayanan GAPPIN ke depan—membawa dampak rohani yang semakin besar bagi gereja dan bangsa Indonesia.

Laporan: Sebastian

banner 325x300
error: Content is protected !!