banner 728x250

Sekdaprov Misni: MTQH Tanjungpinang Jadi Wadah Cetak SDM

Mewakili Gubernur Kepri, Sekdaprov Misni menekankan pentingnya menjaring qari terbaik sejak level kelurahan demi prestasi nasional

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-XX tingkat Kota Tanjungpinang resmi bergulir. Bertempat di Melayu Square, pada Senin 27 April 2026 malam, gelaran ini bukan sekadar ajang adu merdu suara, melainkan investasi besar bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kepulauan Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, yang hadir mewakili Gubernur Kepri, menegaskan bahwa Pemprov terus mendorong penguatan kualitas SDM lewat syiar Al-Qur’an di seluruh pelosok daerah.

banner 325x300

“MTQH ini adalah agenda vital untuk menjaring qari dan qariah terbaik. Mereka inilah yang nantinya akan membawa nama daerah ke level provinsi hingga nasional,” ujar Sekdaprov Misni saat memberikan sambutan.

Menurut Misni, proses seleksi yang ketat, mulai dari tingkat kelurahan hingga kabupaten/kota, merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam melakukan pembinaan. Namun lebih dari itu, dia menitipkan pesan agar semangat MTQH tidak berhenti di atas panggung lomba.

“Ini adalah momentum untuk menanamkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Bukan hanya fasih membaca, tapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam keseharian,” tambahnya sembari mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Tanjungpinang di bawah kepemimpinan Wali Kota Lis Darmansyah.

Acara yang dibuka langsung oleh Wali Kota Lis Darmansyah ini berlangsung sangat meriah. Ribuan warga memadati area Melayu Square, menyaksikan deretan pawai taaruf hingga penampilan seni islami yang memukau.

Wali Kota Lis Darmansyah menyebutkan bahwa MTQH ke-XX ini merupakan jembatan untuk mendekatkan jiwa umat dengan kitab suci.

“Kita ingin memadukan harmonisasi lagu dengan adab dan kaidah tajwid yang benar,” tutur Lis.

Gelaran yang berlangsung hingga 2 Mei mendatang ini mempertandingkan berbagai cabang bergengsi. Mulai dari tilawah berbagai kategori usia, Hifzil Qur’an (1 hingga 30 juz), hingga cabang kontemporer seperti musabaqah karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

Tak ketinggalan, hafalan 100 hadis dengan sanad dan 500 hadis tanpa sanad juga menjadi daya tarik utama tahun ini. Kemeriahan semakin lengkap dengan kehadiran bazar dari seluruh kecamatan serta lomba qasidah rebana yang menambah semarak syiar Islam di Kota Gurindam.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Ky

banner 325x300
error: Content is protected !!