TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Aula Sultan Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, menjadi saksi momen haru sekaligus khidmat pada Jumat, 17 April 2026. Sebanyak 144 Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Tanjungpinang resmi dilepas untuk memulai perjalanan spiritual menuju Tanah Suci tahun 1447 H / 2026 M.
Dalam prosesi tersebut, Polresta Tanjungpinang hadir memberikan dukungan penuh demi kelancaran acara. Kapolresta Tanjungpinang yang diwakili oleh Kasat Binmas AKP Mayson menegaskan bahwa kehadiran Polri adalah wujud nyata sinergitas dalam melayani masyarakat.
Pengamanan Ketat dan Humanis
Demi menjamin kenyamanan para jamaah dan keluarga yang mengantar, Polresta Tanjungpinang telah memetakan pengamanan di berbagai titik krusial.
“Personel telah kami tempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk, area utama kegiatan, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar kantor Wali Kota,” ujar AKP Mayson di sela-sela kegiatan.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa hambatan. “Ini adalah komitmen Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga jamaah bisa fokus pada persiapan ibadah mereka,” tambahnya.
Profil Jamaah: Dari Usia 25 Hingga 79 Tahun
Tahun ini, jamaah asal Kota Gurindam berjumlah 144 orang yang terbagi ke dalam 4 rombongan dan 14 regu. Menariknya, rentang usia jamaah cukup beragam:
* Jamaah Termuda: 25 tahun.
* Jamaah Tertua: 79 tahun.
Kegiatan yang dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang dan unsur Forkopimda ini juga diwarnai dengan tradisi lokal yang kental. Prosesi Tepuk Tepung Tawar dilakukan kepada perwakilan jamaah tertua dan termuda sebagai simbol doa selamat dan keberkahan.
Pesan Penting: Jaga Kesehatan dan Nama Baik
Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Kementerian Agama menitipkan pesan mendalam bagi para tamu Allah tersebut. Selain menjaga kesehatan fisik di tengah cuaca Arab Saudi, jamaah diminta untuk:
1. Disiplin mengikuti arahan petugas haji.
2. Menjaga kekompakan antar regu.
3. Menjaga nama baik daerah dan bangsa selama berada di Tanah Suci.
Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan secara simbolis. Kini, doa dan harapan masyarakat Tanjungpinang menyertai keberangkatan mereka, agar seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh.
Editor: Budi Adriansyah

















