TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Keamanan di kawasan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang kini tengah menjadi sorotan. Seorang warga bernama Arza Nelly menjadi korban pencurian dengan modus bobol jok motor saat tengah asyik berolahraga lari, pada Sabtu pagi, 11 April 2026.
Insiden ini mendadak viral setelah korban membagikan pengalaman pahitnya di grup media sosial InfoPinang, pada Senin 13 April 2026. Kejadian bermula saat Arza memarkirkan sepeda motor Yamaha Mio miliknya di depan kedai Mie Jeletot sekitar pukul 06.40 WIB untuk memulai rutinitas joging pagi.
Pelaku Diduga Kelompok Terorganisir
Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh dari area sekitar, Arza mengungkapkan bahwa aksi ini bukan dilakukan oleh pemain tunggal. Pelaku diduga merupakan komplotan yang telah berbagi peran secara matang.
“Dari pantauan CCTV, pelaku tidak sendiri. Ada bantuan dua orang lainnya. Artinya ini benar-benar terencana,” ungkap Arza dalam unggahannya.
Para pelaku berhasil mengakses ruang di bawah jok motor dan menggasak dompet berisi uang tunai serta sejumlah barang berharga lainnya. Korban mengaku selama ini merasa kawasan parkir bandara cukup aman, namun kejadian ini menjadi tamparan keras baginya dan masyarakat luas.
Fenomena Kriminalitas di Titik Keramaian
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warga net yang merasa resah dengan kondisi keamanan di Tanjungpinang belakangan ini. Beberapa warga mengaitkan meningkatnya aksi pencurian dengan kondisi ekonomi dan banyaknya pendatang baru yang tidak terdata.
Tak hanya di kawasan bandara, aksi serupa ternyata juga kerap menghantui titik-titik publik lainnya.
“Dulu kami joging di Jembatan Dompak, motor teman saya juga dibobol joknya. Uang di dalam dompet diambil semua,” tulis Trisni Yati, salah satu warga net yang memberikan simpati.
Tips Aman Saat Berolahraga di Tempat Umum
Untuk menghindari kejadian serupa, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak meremehkan celah keamanan pada kendaraan.
Berikut beberapa langkah pencegahan:
* Jangan Simpan Barang Berharga di Jok: Jok motor bukanlah brankas. Hindari meninggalkan dompet, ponsel, atau kunci rumah di dalamnya.
* Gunakan Kunci Pengaman Tambahan: Pastikan motor dalam kondisi terkunci ganda saat ditinggal.
* Cari Parkir Terpantau: Sebisa mungkin parkir di area yang masuk dalam jangkauan langsung kamera CCTV atau dekat dengan pos penjagaan petugas.
Kasus ini telah dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian setempat. Masyarakat berharap pihak berwenang dapat segera meringkus komplotan tersebut agar tren “bobol jok” ini tidak semakin merajalela dan merusak kenyamanan warga yang ingin berolahraga.
Ditunggu niat baiknya, atau biarkan hukum yang bekerja.
Editor: Budi Adriansyah

















