banner 728x250

Investasi Masa Depan! Wagub Nyanyang dan Badan Gizi Nasional Perkuat Sinergi Program Makan Bergizi Gratis di Kepri

Targetkan 679 Ribu Penerima Manfaat, Kepulauan Riau Siap Hadapi Tantangan Geografis Demi Cetak Generasi Emas yang Sehat dan Cerdas

banner 120x600
banner 468x60

BATAM, Radar Perbatasan.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mematangkan langkah dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bukan sekadar urusan pemenuhan pangan, program ini ditegaskan sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, saat menghadiri Rapat Konsolidasi Program Gizi bersama satuan pelaksana, mitra, dan yayasan se-Provinsi Kepri di Aston Batam Hotel & Residence, pada Kamis 2 April 2026.

banner 325x300

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, dengan agenda utama menyelaraskan pemahaman terkait Standar Pelayanan Program Gizi (SPPG).

Bukan Sekadar Makan, Tapi Investasi Generasi

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menekankan bahwa Program MBG adalah jawaban atas tantangan pembangunan SDM saat ini.

“Program ini bukan hanya soal makanan di atas meja, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan,” ujar Nyanyang dengan optimis.

Dia menyadari, sebagai provinsi kepulauan, Kepri memiliki tantangan distribusi yang unik. Namun, hambatan geografis tersebut tidak boleh menjadi penghalang. Nyanyang menyerukan pentingnya sinergi lintas sektor dan inovasi agar gizi bisa merata hingga ke pulau terluar.

Capaian Positif: 85 Persen Target Terpenuhi

Data menunjukkan progres yang menggembirakan. Per 31 Maret 2026, Program MBG di Kepri telah menjangkau 579.270 penerima manfaat. Angka ini mencakup sekitar 85,26 persen dari total target sebanyak 679.402 orang.

Capaian ini berdampak nyata pada:

* Peningkatan asupan gizi anak sekolah.
* Peningkatan konsentrasi belajar dan tingkat kehadiran siswa.
* Akselerasi pencegahan stunting dan gizi buruk di wilayah Kepri.

Sanksi Tegas bagi Pelanggar Aturan

Di sisi lain, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya memberikan peringatan keras terkait operasional di lapangan. Dia meminta seluruh pelaksana, baik yayasan maupun mitra, untuk patuh sepenuhnya pada Standar Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang tertuang dalam petunjuk teknis.

“Dengan pemahaman yang sama, kita harap tidak ada kendala di lapangan. Namun, jika ditemukan pelanggaran, tentu ada sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Sony.

Dia juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi jalannya program ini agar tetap transparan dan tepat sasaran.

Harapan untuk Kelompok Rentan

Melalui konsolidasi ini, Pemprov Kepri dan Badan Gizi Nasional berharap program MBG semakin efektif menjangkau kelompok rentan, mulai dari anak didik, ibu hamil, hingga ibu menyusui.

Dengan koordinasi yang solid, Kepulauan Riau optimis dapat menjadi barometer keberhasilan program strategis nasional dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan tangguh.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Fik

banner 325x300
error: Content is protected !!