Kupang, 20 Maret 2026 –
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan kreatif dan berbasis budaya.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Pentas Seni Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) Keuskupan Agung Kupang di Aula Gereja Paroki Sta. Maria Assumpta, Kota Kupang, Rabu (19/3/2026).
Menurut Gubernur Melki, pentas seni bertema “Jejak Sang Petualang di Bumi Flobamorata” tersebut bukan sekadar pertunjukan, melainkan wujud nyata pembinaan iman yang berpadu dengan pembangunan karakter anak-anak di NTT.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut pembentukan mental dan karakter generasi muda. Kegiatan seperti ini menjadi ruang penting untuk menanamkan nilai-nilai positif di tengah derasnya arus digitalisasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui berbagai tarian dan drama musikal yang ditampilkan dari seluruh daerah di NTT, anak-anak tidak hanya mengekspresikan kreativitas, tetapi juga belajar disiplin, kerja sama, serta menghargai proses. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang tangguh dan berkarakter.
Lebih lanjut, Gubernur Melki menilai kegiatan tersebut juga menjadi sarana strategis dalam menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal. Ia menekankan bahwa pengenalan budaya sejak dini akan memperkuat jati diri anak-anak sebagai generasi penerus NTT.
“Melalui pentas seni ini, anak-anak belajar mengenal dan mencintai budaya mereka sendiri. Ini penting agar mereka memiliki kebanggaan terhadap identitas sebagai anak NTT,” tambahnya.
Gubernur juga mengapresiasi peran Gereja, khususnya Keuskupan Agung Kupang, dalam membina anak-anak melalui kegiatan SEKAMI yang tidak hanya menjadi ruang ekspresi, tetapi juga sarana pewartaan iman dan penguatan nilai-nilai kebersamaan lintas latar belakang.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi pesan Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, serta para pembina SEKAMI yang terus konsisten membina generasi muda di tengah tantangan modernisasi.
Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai ruang kreatif dan edukatif bagi anak dan remaja sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang melindungi, memberdayakan, dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak NTT sebagai generasi masa depan,” tegasnya.
Editor : Boni Atolan.

















