Batam —
Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) bersama Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) menggelar kegiatan buka puasa bersama di Pondok Pesantren Al Muhibbien, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, dalam rangka mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut dihadiri Ketua PWMOI Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua IKA Unand Kepri, Hendri, pengurus Pondok Pesantren Al Muhibbien Khairudin, para santri, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Selain menjadi ajang berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga dimaknai sebagai momentum memperkuat silaturahmi antara insan pers, alumni perguruan tinggi, serta masyarakat dalam suasana penuh kekeluargaan dan nilai-nilai keislaman.
Pengurus Pondok Pesantren Al Muhibbien, Khairudin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kebersamaan yang terjalin dapat terus membawa manfaat bagi umat serta memperkuat komitmen dalam menegakkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
“Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua. Harapan kita ke depan, kita bisa terus istiqomah dalam memperjuangkan kepentingan umat dan masyarakat Kepri. Ramadan ini hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat semangat amar ma’ruf nahi munkar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWMOI Kepri Hendri menegaskan bahwa peran pers tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga nilai-nilai kebenaran dan keadilan di tengah masyarakat.
Menurutnya, bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat keimanan sekaligus meneguhkan komitmen insan pers dalam menyuarakan kebaikan dan kepentingan rakyat.
“Insan pers memiliki tanggung jawab besar dalam mengajak masyarakat kepada kebaikan. Melalui tulisan dan pemberitaan yang jujur serta berimbang, pers dapat menjadi bagian dari perjuangan umat dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiyah singkat yang mengingatkan pentingnya memaknai Ramadan sebagai bulan penuh ampunan serta momentum memperbaiki diri dan memperkuat solidaritas sesama umat.
Menjelang waktu berbuka puasa, para peserta bersama-sama memanjatkan doa agar keberkahan Ramadan senantiasa menyertai masyarakat Kepulauan Riau, serta membawa kedamaian dan kebaikan bagi semua.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan, mencerminkan semangat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadan.
Laporan : Sebastian

















