BINTAN, Radar Perbatasan.com – Hiruk-pikuk sore di Jalan Raya Tanjungpinang-Tanjung Uban KM 16, Desa Toapaya Selatan, mendadak berubah warna, pada Rabu 4 Maret 2026. Di tengah arus kendaraan warga yang bergegas pulang beraktivitas, pemandangan kontras namun menyejukkan mata terlihat di pinggir jalan.
Bukan bunyi peluit tanda razia yang terdengar, melainkan sapaan ramah dan senyum hangat dari deretan seragam cokelat kepolisian dan seragam merah muda Bhayangkari.
Kapolres Bintan, AKBP Argya Satria Bhawana, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bintan, Ny. Amanda Vaneza Argya, memimpin langsung aksi “penyergapan” penuh berkah ini. Didampingi Wakapolres dan jajaran PJU hingga Kapolsek, mereka membaur dengan masyarakat untuk membagikan takjil gratis.
Hadir Sebagai Keluarga, Bukan Sekadar Penjaga
Sebanyak 500 paket takjil berpindah tangan dengan cepat. Mulai dari pengendara motor yang masih mengenakan helm, supir angkutan yang mengejar setoran, hingga pejalan kaki yang melintas, semua mendapat bagian.
“Ini adalah bentuk syukur dan rasa kasih sayang kami kepada masyarakat di Bulan Suci Ramadhan 1447 H ini,” ujar AKBP Argya di sela-sela kegiatannya.
Menurutnya, aksi ini merupakan simbol bahwa Polri ingin selalu dekat dengan hati masyarakat.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sebagai keluarga bagi warga Bintan,” tambahnya.
Kehadiran Ny. Amanda Vaneza Argya bersama pengurus Bhayangkari menambah nuansa emosional dalam kegiatan tersebut. Dengan penuh kelembutan, mereka menyapa para ibu dan anak-anak, memastikan setiap paket takjil tersampaikan dengan selipan doa dan harapan baik.
Pesan Kamtibmas di Balik Bungkusan Takjil
Meski suasana mencair dan penuh tawa, Polres Bintan tetap tidak lupa akan tugas utamanya. Sambil menyodorkan takjil, personel Satlantas dan Satreskrim menyelipkan pesan-pesan edukatif.
Warga diingatkan untuk:
* Utamakan Keselamatan: Selalu tertib berlalu lintas agar selamat sampai di meja makan bersama keluarga.
* Jaga Kondusivitas: Bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing.
* Saling Hormat: Menghargai sesama pengguna jalan sebagai cerminan ibadah di bulan suci.
Menutup Hari dengan Kehangatan
Hingga paket terakhir dibagikan, arus lalu lintas tetap tertib. Kegiatan ini membuktikan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bisa menjadi momen yang sangat dinantikan.
Lebih dari sekadar bungkusan makanan pembatal puasa, aksi di KM 16 ini mengirimkan pesan kuat: bahwa di balik seragam tegas itu, ada hati yang selalu siap hadir untuk masyarakat Bintan, baik dalam suka maupun duka.
Editor: Budi Adriansyah

















