KUPANG – Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pentingnya peran perbankan dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penegasan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan jajaran BRI Cabang Kupang di Ruang Kerja Gubernur, Jumat (27/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menekankan optimalisasi pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen strategis untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di NTT. Menurutnya, dukungan perbankan tidak hanya sebatas penyaluran pembiayaan, tetapi juga perlu disertai pendampingan usaha dan peningkatan literasi keuangan.
“Perbankan memiliki peran penting dalam membangun ekonomi rakyat. Selain pembiayaan melalui KUR, yang tidak kalah penting adalah edukasi dan pendampingan agar masyarakat mampu mengelola usaha serta keuangannya secara berkelanjutan,” tegas Gubernur.
Ia juga mengapresiasi kehadiran layanan BRILink yang dinilai efektif menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil. Layanan tersebut mempermudah akses transaksi keuangan, mempercepat perputaran ekonomi, serta mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat di pelosok desa.
Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT telah membentuk Tim Kerja Ekonomi Kerakyatan yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemprov NTT. Tim ini bertugas mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor-sektor strategis seperti pertanian, peternakan, perikanan, serta penguatan UMKM lokal.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang produktif, inklusif, dan berbasis potensi lokal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT secara berkelanjutan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pimpinan BRI Cabang Kupang Terry S. M. Tambun bersama jajaran manajemen, yang menyatakan komitmen untuk mendukung penguatan ekonomi daerah melalui layanan dan pembiayaan yang inklusif.
Editor : Boni Atolan

















