banner 728x250

Gubernur NTT Bentuk 5 Tim Percepatan, Melki Laka Lena Fokus Sinkronisasi Program dan Validasi Data Kemiskinan

banner 120x600
banner 468x60

KUPANG –

Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan daerah dengan membentuk lima tim kerja strategis di lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Langkah tersebut diputuskan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Percepatan Pembangunan Daerah di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT, Jumat (27/2/2026).

banner 325x300

Dalam arahannya, Gubernur Melki menekankan pentingnya sinkronisasi program prioritas daerah dan nasional, serta pembenahan data kemiskinan yang akurat hingga tingkat desa. Ia menyebut pembentukan tim ini bertujuan mempercepat koordinasi, menghemat waktu dan energi, serta memastikan seluruh potensi sumber daya terarah pada target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Tim ini dibentuk untuk mempercepat koordinasi dan memastikan kekuatan kita tidak berjalan sendiri-sendiri. Konsolidasi program menjadi kunci agar hasilnya terukur,” tegasnya.
Gubernur secara khusus menyoroti persoalan validitas data kemiskinan. Ia menargetkan penurunan angka kemiskinan dari 17,5 persen menjadi 11,5 persen pada akhir masa kepemimpinannya. Untuk itu, ia meminta dilakukan verifikasi data secara langsung (man to man) serta menggandeng aparat TNI, Polri, dan Kejaksaan dalam pengawasan distribusi bantuan sosial seperti PKH dan PIP agar tepat sasaran.

“Kita hanya mengurus orang miskin, bukan orang bermental miskin. Data harus diklarifikasi sampai tingkat desa. Jika ada yang memanipulasi data kemiskinan, akan kita proses sesuai hukum,” ujarnya.

Lima tim yang dibentuk masing-masing terdiri dari 50 orang dengan komposisi 60 persen pejabat struktural dan 40 persen staf. Tim bersifat lintas sektor dan bekerja berdasarkan kapasitas serta kompetensi, tanpa mengganggu tugas pokok dan fungsi perangkat daerah.
Kelima tim tersebut meliputi:

Tim Akselerasi Dasacita dan Program Pusat di Daerah, mengkaji implementasi program unggulan daerah dan program strategis nasional.

Tim Implementasi Pendataan dan Penanggulangan Kemiskinan Terpadu, fokus pada validasi dan integrasi data kemiskinan.

Tim Optimalisasi PAD, bertugas menutup kebocoran pajak dan menggali sumber pendapatan daerah baru.

Tim Penguatan Ekonomi Kerakyatan, mendorong hilirisasi produk lokal dan penguatan UMKM.

Tim Komunikasi Pemerintahan, memproduksi informasi dan publikasi positif secara konsisten.

Gubernur menegaskan evaluasi kinerja tim akan dilakukan setiap bulan selama satu tahun guna memastikan seluruh target tercapai secara terukur. Ia juga meminta segera dilakukan pengukuhan resmi tim serta penyusunan cascading kinerja ASN agar indikator keberhasilan pembangunan lebih personal dan objektif.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi akselerasi pembangunan NTT yang menempatkan koordinasi, akurasi data, dan disiplin eksekusi sebagai fondasi utama pemerintahan.

 

Editor : Boni Atolan / Berbagai Sumber

banner 325x300
error: Content is protected !!