banner 728x250

Futsal di Belakang Polresta: Saat Kapolresta Tanjungpinang Adu Strategi Lawan Kasat Reskrim

Libur panjang tak jadi alasan meninggalkan wilayah. Di lapangan futsal belakang markas, para pejabat utama Polresta Tanjungpinang justru saling jegal dalam laga 7 lawan 7 yang menegangkan hingga detik terakhir

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Tanjungpinang – Libur panjang biasanya identik dengan koper yang siap ditarik dan tiket yang sudah di tangan. Tapi tidak dengan jajaran Polresta Tanjungpinang. Pada Senin pagi, 16 Februari 2026, suasana di belakang markas justru lebih mirip turnamen mini ketimbang apel santai.

Di lapangan futsal belakang kantor, Indra Ranu Dikarta, Kapolresta Tanjungpinang, mengajak para Pejabat Utama dan para Kapolsek jajaran untuk olahraga bersama. Bukan sekadar jogging ringan atau senam peregangan, melainkan futsal penuh tensi.

banner 325x300

Pertandingannya pun tak setengah-setengah. Tim Kapolresta berhadapan langsung dengan tim Kasat Reskrim. Masing-masing menurunkan tujuh pemain. Aroma persaingan terasa bahkan sebelum peluit dibunyikan.

Babak Pertama: Alot, Tegang, dan Satu Gol Penentu

Dua puluh menit pertama berjalan ketat. Jual beli serangan terjadi, tapi tak satu pun yang benar-benar menembus gawang. Laga terlihat lebih seperti adu taktik ketimbang adu fisik, maklum, ini bukan laga antar pelajar, melainkan para pejabat yang kesehariannya lebih akrab dengan berkas dan rapat.

Namun memasuki menit ke-21, pertahanan tim Kapolresta akhirnya jebol. Serangan bertubi-tubi dari tim Kasat Reskrim membuat penjaga gawang, Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP Monang P. Silalahi, harus bekerja ekstra. Satu manuver cerdik berhasil mengecoh lini belakang dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk tim Kasat Reskrim. Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis itu. Tegang, tapi masih terbuka lebar.

Babak Kedua: Bangkit, Disamakan, Lalu Ditentukan di Detik Akhir

Masuk babak kedua, tim Kapolresta mencoba pendekatan berbeda. Pola permainan diubah, tempo dinaikkan. Namun tim lawan rupanya sudah membaca arah serangan. Celah justru muncul di lini belakang tim Kapolresta yang terlalu bernafsu menyerang.

Menit ke-10 babak kedua, serangan balik cepat dari tim Kasat Reskrim berbuah gol kedua. Skor 2-0. Situasi mulai terasa berat.

Tapi seperti skenario klasik olahraga, tekanan justru memantik kebangkitan. Menit ke-17, Kapolresta sendiri mencatatkan namanya di papan skor. Kedudukan berubah 2-1. Empat menit berselang, gol penyama kedudukan tercipta. Skor 2-2 dan suasana lapangan berubah riuh.

Ketika laga tampak akan berakhir imbang, drama justru datang di detik-detik terakhir. Sebuah tembakan jarak jauh dari tengah lapangan, dilepaskan oleh Kasat Res Narkoba AKP Lajun Sianturi, meluncur deras dan tak mampu dibendung. Gol indah itu mengunci kemenangan 3-2 untuk tim Kapolresta. Comeback yang komplet.

Lebih dari Sekadar Futsal

Bagi Kapolresta, pertandingan ini bukan cuma soal menang-kalah. Ada pesan yang ingin ditegaskan.

Dia menyebut kegiatan olahraga ini sengaja digelar untuk mengisi waktu libur panjang sekaligus memastikan para pejabat utama tetap berada di wilayah tugas.

“Hari ini sengaja saya mengajak para Pejabat Utama Polresta dan para Kapolsek untuk berolahraga dengan bermain futsal, yang mana bertujuan untuk mengontrol para pejabat agar tidak meninggalkan wilayah disaat libur panjang ini,” ujarnya.

Dia juga menekankan bahwa olahraga dilakukan secara santai dan tidak dipaksakan, mengingat usia para pejabat dan intensitas futsal yang cukup menguras tenaga.

Yang paling penting, pertandingan berlangsung tertib dan tanpa cedera. Para pemain terlihat menikmati permainan, meski sesekali tensi meningkat di atas lapangan.

Di belakang markas, pagi itu, futsal menjadi ruang lain bagi para aparat untuk melepas penat, tanpa harus meninggalkan wilayah. Dan di tengah libur panjang, mungkin memang itu yang paling relevan: tetap siaga, sambil tetap bugar.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!