banner 728x250

Kepuasan Publik Capai 80,5 Persen, Gubernur NTT Melki Laka Lena Tegaskan Komitmen Percepatan Pembangunan

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA –

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menghadiri sekaligus menjadi narasumber utama dalam Diskusi Publik Survei Kepuasan Masyarakat atas Kinerja Satu Tahun Kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma, Jumat malam (13/2/2026), di Sofyan Hotel Cut Meutia.

banner 325x300

Forum yang diinisiasi Voxpol Center Research and Consulting itu memaparkan hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Provinsi NTT mencapai 80,5 persen. Survei dilakukan secara ilmiah di 22 kabupaten/kota dengan melibatkan 800 responden.

Gubernur Melki menegaskan, capaian tersebut bukan untuk berpuas diri, melainkan menjadi energi sekaligus tanggung jawab moral untuk meningkatkan kualitas kerja pemerintahan. “Hasil survei ini menjadi cermin evaluasi dan rekomendasi dalam pembenahan program pembangunan ke depan agar lebih cepat, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya di hadapan jurnalis nasional, mahasiswa, diaspora NTT, serta jajaran Pemprov NTT dan mitra pembangunan.

Ia menyebutkan, prioritas utama masyarakat NTT masih bertumpu pada sektor ekonomi dan kesejahteraan, infrastruktur, layanan dasar, pendidikan, serta kesehatan. Karena itu, Pemprov NTT terus memperkuat program pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting.

Per Februari 2026, angka kemiskinan NTT tercatat turun menjadi 17,5 persen dari 18,6 persen pada Maret 2025. Tahun ini, pemerintah menjalankan program bedah rumah bagi masyarakat miskin serta pola orang tua asuh untuk mempercepat penanganan stunting.
Di sektor ekonomi rakyat, Pemprov NTT mendorong pemberdayaan UMKM melalui program One Village One Product (OVOP) dan penguatan akses pasar produk lokal melalui NTT Mart. Pemerintah daerah juga memastikan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih berjalan efektif di wilayah NTT.

Gubernur Melki juga menegaskan komitmennya menindak tegas oknum yang memanipulasi data kemiskinan maupun masyarakat mampu yang secara sengaja menerima bantuan sosial. “Data harus akurat agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan PON 2028 NTT–NTB, Pemprov NTT tetap berkomitmen menjadi tuan rumah dengan prinsip efisiensi, yakni memanfaatkan dan merenovasi venue yang sudah ada di NTT dan NTB, serta sebagian cabang olahraga digelar di DKI Jakarta dan Jawa Barat tanpa membebani APBN.

Di akhir kegiatan, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi atas dukungan, kritik, dan saran masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen untuk terus bergotong royong membangun NTT yang maju, sehat, cerdas, dan sejahtera.

 

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!