Malaka – Minggu, 25 Januari 2026
Ketua Askab PSSI Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, SH, mengapresiasi pelaksanaan Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Malaka Antar Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Malaka Seri I Tahun 2026 yang dinilainya sebagai langkah strategis dan visioner dalam pembangunan olahraga prestasi di daerah.
Hal tersebut disampaikan Adrianus Bria Seran saat ditemui di sela-sela pertandingan turnamen yang berlangsung di Lapangan Umum Haitimuk, Minggu (25/1/2026).
Ia menegaskan bahwa turnamen ini sejalan dengan program unggulan Bupati Malaka Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu periode 2025–2030, khususnya di bidang pembinaan olahraga prestasi sejak usia dini.
“Turnamen ini merupakan langkah cerdas dan terukur dari pemerintah daerah. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi bagian penting dari sistem pembinaan sepak bola usia dini yang berkelanjutan di Kabupaten Malaka,” ujar Adrianus.
Sebagai Ketua PSSI Malaka, ia menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, ajang ini menjadi etalase pembinaan SSB, sekaligus media pencarian bakat dan bahan evaluasi nyata terhadap proses latihan yang selama ini dijalankan oleh masing-masing SSB.
“Kita ingin melihat sejauh mana hasil latihan yang sudah dilakukan selama ini. Dari turnamen seperti inilah PSSI bisa memetakan potensi, melihat kekuatan dan kelemahan SSB, serta menilai talenta-talenta muda yang layak dibina ke jenjang lebih tinggi,” jelasnya.
Adrianus juga mendorong seluruh SSB peserta untuk terus menampilkan permainan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat fair play sepanjang kompetisi berlangsung.
“Kami terus mendorong agar SSB tampil maksimal, bermain dengan penuh semangat, namun tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas. Ini penting sebagai fondasi pembentukan karakter atlet sejak dini,” tegasnya.
Turnamen Piala Bupati Malaka Antar SSB Seri I Tahun 2026 digelar sejak 13 Januari hingga pertengahan Februari 2026 dan mempertandingkan tiga kelompok umur, yakni U-12, U-14, dan U-16, dengan melibatkan sembilan SSB dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malaka.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga dipandang sebagai ruang edukasi bagi pemain muda, pelatih, dan orang tua dalam membangun ekosistem sepak bola yang sehat, terarah, dan berkesinambungan.
Ketua PSSI Malaka berharap turnamen ini dapat menjadi agenda rutin tahunan serta menjadi fondasi awal lahirnya pesepak bola Malaka yang mampu bersaing di level regional hingga nasional.
“Jika pembinaan dilakukan secara konsisten melalui kompetisi seperti ini, saya optimistis Malaka akan melahirkan pemain-pemain berkualitas di masa depan,” pungkasnya.
Editor : Boni Atolan

















