banner 728x250

Wagub Kepri Buka ToT dan UKT Nasional PPS Satria Muda Indonesia di Batam

Tekankan Pembentukan Karakter, Standarisasi Pelatih, dan Lahirnya Pesilat Berprestasi

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura secara resmi membuka pelaksanaan Training of Trainer (ToT) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tingkat Nasional yang digelar oleh Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (PPS SMI) Wilayah Kepulauan Riau.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel PIH, Kota Batam, pada Kamis, 15 Januari 2026, dan diikuti para pesilat serta pelatih PPS SMI dari berbagai daerah.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menyampaikan bahwa pelaksanaan ToT dan UKT Tingkat Nasional ini memiliki peran strategis dalam mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pesilat, serta mengukur capaian pembinaan yang selama ini telah dilakukan oleh PPS SMI Kepri.

“Pelatihan ini bukan sekadar peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter, penguatan jati diri dan budaya, serta internalisasi nilai-nilai luhur bangsa seperti disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab,” ujar Nyanyang.

Dia menjelaskan, ToT yang dilaksanakan merupakan bagian dari proses standarisasi dan penguatan kompetensi pelatih agar mampu menjalankan fungsi pembinaan secara profesional, terukur, dan berkelanjutan.

Sementara itu, UKT yang digelar secara bersamaan harus menjadi instrumen evaluasi yang objektif terhadap kemampuan pesilat. Kenaikan tingkat, menurutnya, harus dilandasi prinsip kualitas, integritas, dan disiplin.

“Kita patut bersyukur, ToT dan UKT Tingkat Nasional ini sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat,” tegasnya.

Wagub Nyanyang juga berharap kegiatan berskala nasional seperti ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan di Kepulauan Riau. Dengan begitu, akan terus lahir pesilat-pesilat Kepri yang tangguh, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai budaya bangsa.

“Muara dari semua ini adalah lahirnya pesilat-pesilat yang mampu membawa nama baik Kepulauan Riau di pentas olahraga pencak silat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pencak silat adalah warisan budaya asli Indonesia yang harus kita jaga dan kembangkan bersama,” jelasnya.

ToT dan UKT Tingkat Nasional PPS SMI Wilayah Kepri kali ini mengusung tema “Bela Diri untuk Bela Bangsa” dan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 15 hingga 18 Januari 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komda PPS SMI Kepri Razaki Persada serta Sekretaris Komda PPS SMI Kepri Isra Gigantara.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Fik

banner 325x300
error: Content is protected !!