banner 728x250

Bupati Bintan Resmikan Dua Dapur MBG, Hampir 6 Ribu Anak Terima Manfaat

SPPG Gunung Lengkuas dan Kampung Jati Kijang Kota Jadi Dapur MBG ke-9 dan ke-10 di Bintan

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Bupati Bintan Roby Kurniawan meresmikan dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekaligus di wilayah Kecamatan Bintan Timur, pada Rabu, 14 Januari 2026. Dua fasilitas tersebut yakni SPPG KM 20 Gunung Lengkuas dan SPPG Kampung Jati Kijang Kota.

Peresmian dilaksanakan secara serentak dan dipusatkan di Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Gunung Lengkuas, Jalan Nusantara KM 20 Kijang. Kehadiran dua dapur ini diharapkan memperkuat upaya pemenuhan gizi bagi peserta didik di Kabupaten Bintan.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Roby Kurniawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Dewi Setia Kasih serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menghadirkan fasilitas SPPG sebagai bagian dari peningkatan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak di Bintan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bintan, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Dewi Setia Kasih beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi menghadirkan fasilitas SPPG ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus pemenuhan nutrisi bagi anak-anak kita,” ujar Roby.

SPPG KM 20 Gunung Lengkuas diketahui melayani sebanyak 2.700 penerima manfaat, sementara SPPG Kampung Jati Kijang Kota melayani 2.978 penerima manfaat. Kedua dapur ini menjadi Dapur MBG ke-9 dan ke-10 yang diresmikan di Kabupaten Bintan.

Secara keseluruhan, Pemkab Bintan merencanakan pembangunan 22 SPPG, ditambah 9 Dapur MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Roby menegaskan bahwa keberadaan SPPG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga harus memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama dalam pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“SPPG harus menjadi contoh dapur sehat, bersih, ramah lingkungan, dan bertanggung jawab. Pengelolaan IPAL wajib dilakukan dengan baik agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.

Dia juga berharap para kepala SPPG dan seluruh pengelola dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta komitmen tinggi demi keberlanjutan program dan kepercayaan masyarakat.

Peresmian dua SPPG tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Bintan, dilanjutkan dengan peninjauan langsung fasilitas Dapur MBG. Dengan bertambahnya dua dapur baru ini, Pemerintah Kabupaten Bintan optimistis pemerataan gizi dan peningkatan kesehatan masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!