banner 728x250

Wabup Bintan Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN, Dorong Meritokrasi Birokrasi

Deby Maryanti menegaskan sistem merit jadi fondasi lahirnya ASN profesional dan penggerak pembangunan daerah

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Tanjungpinang – Pemerintah Kabupaten Bintan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kepegawaian berbasis sistem merit. Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, menghadiri sekaligus menandatangani Komitmen Bersama Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta ASN yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, pada Senin, 12 Januari 2026.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai bagian dari percepatan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Riau.

banner 325x300

Dalam kegiatan tersebut, Deby Maryanti hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Kepala BKPSDM Kabupaten Bintan, serta jajaran terkait lainnya. Acara ini juga dihadiri langsung oleh Kepala BKN RI Zudan Arif Fakrulloh, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Gubernur Riau SF Hariyanto, serta para bupati dan wali kota se-Kepri dan se-Riau.

Seluruh kepala daerah kabupaten/kota, termasuk Wakil Bupati Bintan, secara simbolis menandatangani komitmen bersama penerapan manajemen talenta ASN bersama Kepala BKN RI.

Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti menegaskan bahwa manajemen talenta merupakan fondasi penting dalam membangun birokrasi yang profesional dan selaras dengan visi misi pembangunan daerah. Menurutnya, pengelolaan ASN berbasis sistem merit akan mendorong penempatan aparatur secara objektif dan terukur.

“Manajemen talenta akan melahirkan ASN yang tidak hanya kompeten, tetapi juga menjadi penggerak utama pembangunan daerah,” ujar Deby.

Dia mengungkapkan bahwa Kabupaten Bintan telah lebih dahulu melakukan langkah konkret dengan melaksanakan tes profiling terhadap 500 ASN pada 22 November 2025 lalu. Tes tersebut mencakup pejabat struktural dan fungsional, mulai dari kepala dinas, sekretaris dinas, kepala bidang, kepala bagian, camat, hingga lurah.

“Integrasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus sejalan agar kita benar-benar menciptakan ASN yang profesional, berintegritas, kompeten, dan berdaya saing,” jelasnya.

Deby juga menilai manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk mengubah pola dan sistem kerja birokrasi agar lebih cepat, adaptif, dan efektif. Penempatan ASN ke depan, kata dia, harus sepenuhnya berbasis kelayakan dan kompetensi.

“Di era yang serba cepat ini, kita tidak bisa lagi mengangkat ASN yang lambat mengeksekusi program pemerintah. Meritokrasi harus kita wujudkan dengan menempatkan kader-kader terbaik untuk menjalankan visi dan misi pemerintah,” tegasnya.

Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, Pemerintah Kabupaten Bintan bersama seluruh pemerintah daerah di Provinsi Kepulauan Riau diharapkan konsisten membangun birokrasi yang profesional, berdaya saing, dan mampu memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!