Jakarta —
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) yang dikerjakan Kementerian PU di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Bencana Sumatera.
Menteri Dody menjelaskan, pembangunan Huntara saat ini tersebar di beberapa daerah, yakni Kabupaten Bener Meriah sebanyak 480 unit, Kabupaten Pidie Jaya 211 unit, Kabupaten Aceh Utara 400 unit, serta Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 431 unit.
Secara keseluruhan, Kementerian PU menargetkan sebanyak 1.606 unit Huntara di wilayah Aceh dan Tapanuli Selatan dapat diselesaikan dan siap dihuni sebelum bulan Ramadhan, guna memastikan masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian yang layak.
Selain pembangunan hunian, Menteri Dody juga menegaskan pentingnya penanganan khusus di wilayah hulu sungai sebagai langkah mitigasi untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang. Upaya tersebut dinilai krusial dalam mendukung pemulihan jangka panjang dan ketahanan wilayah terhadap bencana.
“Kehadiran pemerintah melalui pembangunan Huntara dan penguatan mitigasi bencana merupakan wujud nyata komitmen negara untuk melindungi dan melayani rakyat,” ujar Menteri Dody.
Langkah ini sejalan dengan semangat “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak” dalam menjalankan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, serta komitmen Kementerian PU dalam mendukung pemulihan pascabencana secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
(@bakom.ri) / Editor : Boni Atolan

















