Jakarta –
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian bersejarah kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 Thailand, yang berhasil finis sebagai runner-up klasemen akhir. Prestasi ini menjadi yang pertama dalam 30 tahun terakhir bagi Indonesia saat berlaga di luar status tuan rumah.
Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para atlet dan pelatih, Presiden Prabowo menyerahkan bonus kepada peraih medali SEA Games 2025 pada Kamis (8/1/2026). Pemerintah memberikan bonus sebesar Rp1 miliar kepada setiap atlet peraih medali emas, menjadikannya bonus tertinggi sepanjang sejarah SEA Games yang pernah diberikan pemerintah Indonesia.
SEA Games 2025 yang digelar di Thailand pada 9–20 Desember 2025 mencatatkan Indonesia meraih 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu, dengan total 333 medali, menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen akhir.
Capaian ini menyamai prestasi Indonesia pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand, serta menjadi raihan emas terbanyak Indonesia dalam ajang SEA Games yang digelar di luar negeri sejak SEA Games 1989 Kuala Lumpur (102 emas) dan SEA Games 1991 Manila (92 emas).
Jika dibandingkan dengan SEA Games 2023 Kamboja, prestasi Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan. Pada edisi sebelumnya, Indonesia meraih 87 emas, 80 perak, dan 109 perunggu, baik dari sisi jumlah medali maupun pemerataan prestasi di berbagai cabang olahraga.
Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan BRI dalam penyaluran bonus tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan prestasi olahraga nasional di tingkat regional dan internasional.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, serta semangat juang para atlet yang harus terus dijaga dan ditingkatkan demi mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.
Editor : Boni Atolan

















