Dompu, NTB –
Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di Desa Rasabou, Daha, dan Cempi Jaya, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Curah hujan tercatat mencapai 96 milimeter per hari, diperparah oleh kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Sawe yang tergolong kritis.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I Mataram segera melakukan langkah penanganan darurat di lokasi terdampak. Upaya tersebut meliputi pendataan kerusakan, bantuan pembersihan rumah warga, pemantauan tinggi muka air sungai, serta pendistribusian geobag pada sejumlah titik rawan banjir.
Hingga Kamis (8/1/2026), kondisi genangan air dilaporkan telah surut dan aktivitas warga mulai berangsur normal. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan guna mengantisipasi potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca dan daya dukung lingkungan yang masih rentan.
Penanganan darurat ini merupakan bagian dari upaya pengurangan risiko bencana banjir sekaligus bentuk perlindungan pemerintah terhadap keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.
Kehadiran pemerintah dalam situasi darurat ini menegaskan komitmen negara untuk terus hadir dan bergerak cepat melayani rakyat, sejalan dengan semangat pembangunan nasional.
“Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak dalam menjalankan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.”
(@bakom.ri)
Editor : Boni Atolan

















