banner 728x250

Bupati Bintan Tinjau Dapur Makan Bergizi Gratis di Teluk Sebong, Pastikan Higienitas dan Gizi Terjaga

Roby Kurniawan menekankan kualitas menu, kebersihan dapur, serta ketepatan distribusi agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar berdampak bagi siswa

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bintan terus diperkuat. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan standar yang ditetapkan, Bupati Bintan Roby Kurniawan turun langsung meninjau Dapur MBG di Kecamatan Teluk Sebong, pada Kamis, 8 Januari 2026.

Dapur yang berada di bawah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Teluk Sebong itu telah beroperasi sejak 8 Desember 2025 dan berlokasi bersebelahan dengan kawasan wisata Danau Bintan Enau, Desa Sri Bintan. Saat kunjungan dilakukan, dapur tengah menjalankan aktivitas memasak dan pengemasan makanan.

banner 325x300

Dapur MBG Teluk Sebong mempekerjakan 37 warga lokal. Aktivitas produksi dimulai sejak pukul 01.00 WIB untuk menyiapkan 2.091 porsi makanan bergizi setiap hari. Ribuan porsi tersebut didistribusikan ke 20 satuan pendidikan, mulai dari 7 KB, PAUD, dan TK, 8 SD/sederajat, 4 SMP/sederajat, hingga 1 SMA. Proses distribusi berlangsung antara pukul 07.30 hingga 08.30 WIB, menyesuaikan jam istirahat sekolah dan jarak tempuh.

Dalam peninjauan itu, Roby didampingi Sekretaris Daerah Bintan serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD). Dia menyusuri seluruh area dapur, mulai dari ruang penyimpanan bahan pokok, ruang memasak, pengemasan, hingga area pencucian peralatan. Roby juga menaruh perhatian pada sistem pembuangan limbah agar tidak mencemari lingkungan.

“Yang pertama kita ingin melihat sejauh mana dapur ini siap memproduksi ribuan porsi makanan bergizi setiap hari. Ini bukan sekadar mengejar jumlah, tetapi memastikan higienitas dan kandungan gizi di setiap porsinya,” kata Roby usai peninjauan.

Secara umum, Roby mengapresiasi pengelolaan dapur yang dinilainya sudah berjalan dengan baik. Dia juga berdialog langsung dengan para pekerja untuk mengetahui mekanisme kerja serta standar operasional yang diterapkan.

“Yang penting dipastikan, saat dapur ditutup semuanya benar-benar dalam kondisi higienis. Tetap perhatikan standar waktu, karena jarak distribusinya cukup jauh hingga ke Desa Pengudang dan Berakit. Manajemen waktunya harus tepat, tapi jangan sampai terburu-buru,” ujarnya saat berbincang dengan Kepala dan Ahli Gizi SPPG Teluk Sebong.

Terkait menu makanan, Roby menekankan pentingnya menyesuaikan pilihan menu dengan selera anak-anak tanpa mengabaikan nilai gizi. Ia berharap variasi menu dapat terus dikembangkan agar siswa tidak cepat bosan dan tetap memiliki nafsu makan yang baik.

“Hari ini menunya sudah bagus, ada ayam goreng bumbu, orek tempe, dan buah. Tinggal divariasikan setiap hari. Sayur dan buahnya dibuat beragam, tapi indikator gizinya tetap harus terpenuhi,” kata Roby.

Di Kecamatan Teluk Sebong, pemerintah daerah menargetkan pembangunan dua dapur SPPG. Dapur yang saat ini beroperasi melayani sekolah-sekolah di Desa Sri Bintan, Desa Pengudang, dan Desa Berakit. Sementara satu dapur lainnya tengah diselesaikan di kawasan Mekar Sari untuk melayani sekolah di Kelurahan Kota Baru, Desa Ekang Anculai, Desa Sebong Lagoi, dan Desa Sebong Pereh.

Kegiatan peninjauan tersebut turut dihadiri Kasatgas MBG Bintan, Kepala Dinas PUPRP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kominfo, serta sejumlah pejabat lainnya, termasuk Plt Camat Teluk Sebong dan Kepala Desa Sri Bintan.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!